iqbal4 - Copy

Lahan Tanam Jagung Pertiwi (Foto: Ikbal Buntaran)

BENIHPERTIWI.CO.ID – Bahan organik merupakan bahan yang berasal dari sisa mahluk hidup. Sumbernya bisa dari kompos atau pupuk kandang.

Bahan organik mengandung berbagai unsur hara yang dibutuhkan tanaman, namun jumlah per unsurnya sangatlah rendah. Berbeda dengan pupuk kimia yang jumlah kandungan per unsurnya tinggi, namun hanya tersedia tunggal atau beberapa saja per jenis pupuk.

Misalnya Urea hanya mengandung unsur Nitrogen (N) saja, pupuk SP36 hanya mengandung unsur Phospat (P), atau pupuk KCL yang mengandung unsur Kalium (K).

Karena jumlah kandungan unsur bahan organik rendah, peran bahan organik tidak bisa menggantikan peran pupuk kimia. Namun bahan organik dapat membantu mengoptimalkan peran pupuk kimia terhadap daya serap tanaman.

Penggunaan bahan kimia yang berlebihan cenderung menimbulkan dampak negatif terhadap tanah, seperti meningkatkan keasaman tanah, memadatkan tanah atau mempengaruhi jumlah mikorganisme yang bermanfaat bagi tanah.

Kegunaan Bahan Organik

Memperbaiki sifat fisik tanah

Penambahan bahan organik ke tanah bisa memperbaiki struktur tanah. Dari awalnya padat bisa menjadi lebih gembur dan ringan. Sehingga akar bisa tumbuh dan berkembang lebih baik. Selain itu, dengan kondisi tanah yang gembur, akan sangat baik dalam menahan air.

Memperbaiki sifat kimia tanah

Bahan organik dapat memperbaiki kondisi kimia tanah, seperti kapasitas tukar kation dan pH tanah yang berperan dalam distribusi unsur-unsur kimia di dalam tanah, dan mempengaruhi ketersediaan unsur didalam tanah.

Memperbaiki sifat biologi tanah

Kandungan bahan organik tidak hanya mengandung komposisi unsur yang cukup lengkap, namun juga membawa agen hayati mikroorganisme yang bermanfaat bagi kesuburan tanah. Sehingga dengan penambahan bahan organik, dapat pula menambah populasi mikroorganisme yang bermanfaat bagi tanaman.

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.