• Persiapan Lahan
  • Penanaman
  • Pemupukan
  • Perawatan
  • Panen

Pengolahan Tanah

1. Lahan dibajak agar tanah lebih gembur, kemudian dibuat bedengan dengan lebar 100-140 cm dan jarak antar bedengan 50 cm.

2. Setelah bedengan jadi, taburkan pupuk kandang dengan dosis 20 ton/ha lalu dicampur dengan tanah sampai merata.

3. Jika pH tanah terlalu rendah (asam) bisa ditambahkan kapur untuk menaikkan pH tanah. Jenis kapur yang digunakan adalah kapur kalsit (CaCO3) atau dolomit (CaMg(CO3)2).

Pemasangan Mulsa

1. Pasang mulsa hitam perak saat matahari terik agar bisa menutup permukaan bedengan dengan tepat, rapi dan kencang.

2. Kemudian tutup bedengan menggunakan mulsa, buat lubang tanam dengan jarak 30 cm antar dalam barisan dan 70 cm antar barisan.

3. Biarkan mulsa tertutup 3-5 hari sebelum dibuat lubang, tujuannya adalah agar pupuk dasar yang diberikan tidak menguap.

1. Penanaman dilakukan dengan membuat lubang tanam menggunakan tugal.
2. Perlubang tanam diisi 2 benih kacang panjang.
3. Lubang tanam tutup tipis dengan tanah.
4. Ketika tanaman mencapai sekitar 25 cm dipasang ajir sebagai rambatan.

1. Pemupukan susulan bisa diberikan dalam 2 cara yaitu pupuk kocor dan pupuk tugal.

2. Pemupukan dilakukan dua kali yaitu pertama kali waktu tanam sebanyak 30 kg/ha (N), 240 kg/ha (P) dan 80 kg/ha (K). Sedangkan yang kedua umur 2-3 minggu setelah tanam sebanyak 50 kg/ha.

1.Pemasangan Ajir & Pengikatan : Pemasangan ajir setinggi 1.8-2 meter dilakukan setelah tinggi tanaman kurang dari 25 cm, hal ini dilakukan untuk mengikat tanaman agar batang tidak mudah roboh terkena angin dan meningkatkan populasi tanaman.

2. Pengairan : Pengairan dilakukan sesuai dengan kebutuhan tanaman serta kondisi lahan. Diusahakan tanah selalu lembab agar tanaman bisa tumbuh dengan baik.

3. Pengendalian Hama Penyakit : Hama yang sering menyerang tanaman kacang panjang adalah hama penggerek polong (Maruca testulalis), tungau merah (Tetranychus bimaculatus) dan kutu daun (Aphis spp). Hama tersebut banyak menyerang pada musim kemarau. Pengendalian penyemprotan bisa menggunakan bahan aktif sihalotrin, deltametrin, profenofos, beta siflutrin. Jika aplikasi penyemprotan 1 minggu sekali kurang efektif, bisa ditingkatkan setiap 3 hari sekali.

1. Kacang panjang dapat dipanen sejak umur 38-40 hari setelah tanam.
2. Panen bisa dilakukan setiap dua hari sekali atau setiap hari.
3. Interval panen bisa mencapai lebih dari 20 kali petik.
4. Hasil panen biasanya diikat kecil dengan ukuran lingkaran ibu jari dan telunjuk.
5. Kemudian ikatan kecil tersebut digabung menjadi satu menjadi ikatan besar yang kemudian dibawa ke pasar untuk diecer kembali.

dsc01240-copy

dsc01229-copy

Kacang Panjang Terkait : Pertiwi | Pangeran Anvi | Pangeran | Impala | Sonia

NB: Panduan ini merupakan teknik budidaya secara umum. Pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi agroklimat setempat atau dapat berkonsultasi dengan Petugas Lapang BENIH PERTIWI / PPL setempat

BACA LAINNYA

Comments are closed.