BENIHPERTIWI.CO.ID – Budidaya kangkung sangat mudah dilakukan, tidak membutuhkan perawatan intensif, bahkan umur panennya pun tidak sampai satu bulan. Tinggal tanam, pupuk, siram dan panen.

Benih pertiwi mempuyai tiga jenis kangkung dengan karakter berbeda, yaitu kangkung Bika dengan ciri khas daun lebar pada pangkal dan runcing pada ujungnya, kangkung Pingky dengan karakter daun bambu melebar, sedangkan kangkung Tornado dengan karakter daun sempit memanjang seperti daun bambu.

Berikut langkah-langkah budidaya kangkung :

Persiapan lahan

Pengolahan tanah dilakukan bersama pembentukan bedengan. Bedengan dibentuk dengan ukuran lebar 100 cm, tinggi 20-30 cm dan panjang menyesuaikan lahan. Jarak antar bedeng sekitar 50 cm.

Agar tanaman subur sebaiknya menggunakan pupuk organik seperti kompos kotoran ayam. Pupuk organik dan anorganik ditebar diatas bedengan kemudian diaduk merata dengan tanah menggunakan cangkul.

Penanaman

Beberapa teknik dalam menanam benih kangkung sebagai berikut :

  1. Benih ditebar merata di atas bedengan, kemudian tutup menggunakan kompos atau tanah tipis. Kelebihan teknik ini bisa mempercepat penanaman, namun kurang efektif karena jarak tanam tidak teratur.
  2. Benih ditanam menggunakan alur dengan jarak 10 cm antar alur. Tenik ini membutuhkan waktu lebih lama namun lebih efektif dalam mengatur jarak tanam, sehingga memungkinkan tanaman mendapat ruang tumbuh yang cukup.
  3. Benih ditanam menggunakan jarak tanam. Bisa menggunakan jarak tanam 10 x 10 cm dan perlubang diisi 2-3 benih. Teknik ini membutuhkan waktu paling lama namun jarak tanam akan sangat teratur dan terukur.

Perawatan

Pengairan merupakan bagian penting dalam budidaya kangkung.  Selalu jaga kelembaban tanah dengan penyiraman atau penggenangan secara berkala. Selain itu perawatan pengendalian hama penyakit seperti kepik dan belalang bisa menggunakan insektisida.

Panen

Umur panen kangkung tergantung jenisnya, berkisar 20-35 hari atau tinggi sekitar 25-30 cm. Kangkung dipanen dengan mencabut beserta akarnya. Bersihkan tanah yang menempel di akar menggunakan air mengalir, kemudian kangkung dikemas. Umumnya kangkung dijual dalam bentuk ikatan. Satu ikat sekitar ibu jari dan jari telunjuk dijadikan satu atau sekitar 200 gr.

 

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.