Cabai Batalion (Foto: Faisal)

BENIHPERTIWI.CO.ID – Cabai merupakan bintang utama pemberitaan media massa setiap kali mendekati momen besar, seperti lebaran dan tahun baru. Hal ini karena peran penting cabai dalam memenuhi kebutuhan konsumsi nasional. Bahkan kenaikan harga cabai terkadang memicu inflasi terhadap barang pokok lainnya.

Ada beberapa jenis cabai yang diterima pasar di Indonesia. Namun ada tiga jenis cabai yang paling umum dikenal, yaitu cabai rawit, cabai besar dan cabai keriting. Namun tahukah kita dimana saja wilayah sentra penanaman cabai-cabai tersebut di Indonesia?

Berdasarkan data 2015 dari bps.go.id, wilayah penanaman cabai tersebar secara nasional, berikut peringkat 10 provinsi penghasil cabai terbesar :

Cabai Besar :

Jawa Barat 240.865 ton, Sumatera Utara 187.835 ton, Jawa Tengah 168.412 ton, Jawa Timur 91.135 ton, Sumatera Barat 63.403, Aceh 52.907, Bengkulu 41.367, Lampung 31.274 ton, Jambi 30.341 ton dan Sulawesi Selatan 23.780 ton.

Cabai Rawit :

Jawa Timur 250.009 ton, Jawa Tengah 149.991 ton, Jawa Barat 112.636 ton, Nusa Tenggara Barat 73.526 ton, Aceh 58.918 ton, Sumatera Utara 39.656 ton, Bali 31.248 ton, Sulawesi Selatan 26.571 ton, Sulawesi Tengah 15.924 ton, Lampung 14.728 ton.

Secara nasional total produksi cabai besar pada tahun 2015 sebanyak 1.045.200 ton, sedangkan produksi cabai rawit sebanyak 869.954 ton. Dari total tersebut, Jawa Barat merupakan produsen utama dalam produksi cabai besar, disusul Sumatera Utara diposisi kedua dan Jawa Tengah. Sedangkan untuk cabai Rawit, produsen utamanya adalah Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

BACA LAINNYA

2 Response Comments

  • agung28/07/2017 at 5:31 am

    Ini asli hasil panen terbesar di indonesia

    Reply
  • Budidaya Cabe Jawa16/09/2017 at 1:30 pm

    dalam Budidaya Cabe Jawa, panennya dilakukan secara kontinyu atau musiman ya?

    Reply

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.