Jagung manis Paragon di pasar MMTC Medan

BENIHPERTIWI.CO.ID –  Pasar MMTC, Medan, Sumatera Utara dimulai jam 02.00 pagi, meski sebenarnya geliat para pengepul mulai terlihat semenjak jam 21.00 – 00.00 malam. Aneka sayuran dari sekitar Medan berdatangan untuk didistribusikan ke seluruh wilayah Medan.

Barang dari daerah dibawa oleh para pengepul dan dikumpulkan ke pedagang besar di pasar. Kemudian dari pedagang besar didistribusikan ke lapak-lapak pedagang lainnya.

Jagung manis di pasar ini merupakan salah satu sayur primadona. Dalam semalam seorang pedagang saja bisa menghabiskan ± 5 ton jagung manis. Seperti salah satu pedagang besar bernama Ibu Ati dengan pengalaman menjadi pedagang jagung manis selama ± 15 tahun.

Diantara aneka sayuran di pasar MMTC Medan, tak ketinggalan jagung manis Paragon dari Benih Pertiwi terlihat dominan di lapak jagung manis. Maklum jagung manis Paragon selama setahun terakhir sedang naik daun dan diburu oleh pedagang pengumpul. Bahkan karena permintaan tinggi, seringkali jagung manis Paragon sudah habis sebelum barang diturunkan dari mobil.

Kelebihan jagung manis  Paragon menurut para pedagang adalah karena warnanya  mengkilap, beda dengan jagung manis lainnya. Selain itu tongkol besar memiliki daya tarik tersendiri dan bobot berat menguntungkan para pedagang dari sisi nilai jual.

Di pasar ini jagung manis Paragon dijual dengan harga Rp. 6.500/kg (masih berklobot)  dan Rp. 8.000/kg (jagung kupas) berbeda dengan jagung manis lainnya yang hanya dijual dengan harga Rp. 4000/kg

Untuk ketahanan simpan jagung manis Paragon lebih tahan daripada jagung manis lainnya, yaitu dengan tanda perubahan warna biji. Untuk jagung manis jenis lainnya, warna biji lebih cepat berubah menjadi kemerahan, sedangkan jagung manis Paragon warnanya tetap kuning susu hingga 2 hari. Termasuk warna klobot jagung manis Paragon lebih tahan hijau, dibandingkan jagung manis lainnya.

Cr: Heru P

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.