Jumadi, penebas semangka Passport, Purworejo, Jawa Tengah

BENIHPERTIWI.CO.ID –  Sebagai salah satu sentra produksi semangka dari Jawa Tengah, semangka dari wilayah Purworejo banyak dikirim ke pasar induk sekitar Jabodetabek bahkan ekspor ke luar negeri.

Ada dua tipe semangka yang populer di pasar, yaitu semangka merah dan semangka kuning. Sedangkan salah satu semangka yang sedang digandrungi saat ini di Purworejo adalah semangka kuning seperti semangka Passport dari Benih Pertiwi.

Hal ini dikarenakan di tingkat petani, semangka jenis kuning mempunyai harga lebih tinggi dibandingkan semangka merah, selisihnya bisa Rp. 200/kg.  Perawatannya pun mudah, buahnya besar-besar dan rasa manisnya tak kalah dari semangka merah.

Jenis semangka Passport mempunyai warna kuning orange seperti madu. Tampilan menarik tersebut membuat semangka Passport begitu digemari petani dan pasar, seperti Jumadi penebas semangka Passport dari Seklayu, Sidorejo, Purworejo, Jawa Tengah ini mengungkapkan,

Panen Semangka Passport

“Wah di daerah sini petani semua senang, pasar kalau tidak Passport tidak mau.” Ujar Jumadi tentang keunggulan semangka Passport, “Kualitasnya bagus, rasa bagus, orangenya mantep.”

Budidaya semangka membutuhkan kondisi sedang yang tidak terlalu basah, namun tidak terlalu kering. Saran Jumadi seperti yang dilakukan petani di Purworejo, untuk meningkatkan hasil bisa diinfus sehingga menghasilkan minimal 8-9 kg.

Dengan sistem infus ini, tanaman semangka diairi menggunakan selang plastik yang disambungkan dengan selang induk sebagai sumber air. Disetiap lubang tanam, terdapat lubang keluarnya air.  Dengan sistem infus ini pula pupuk makro atau mikro bisa dilarutkan bersama pengairan. Alhasil pengairan dan pemupukan lebih merata ke seluruh tanaman.

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.