sf2

Rombongan Tamu Show Farm Benih Pertiwi

BENIHPERTIWI.CO.ID –  PT. Agri Makmur Pertiwi yang dikenal dengan merek dagang Benih Pertiwi, terlihat lebih ramai dari biasa. Kendaraan besar seperti bus dan mini bus keluar masuk dari halaman pabrik.

Kendaran tersebut membawa tak kurang 1000 petani, kios dan dinas pertanian dari seluruh kabupaten di Jawa Timur untuk menghadiri acara show farm Benih Pertiwi. Acara berlangsung selama empat hari, dari tanggal 24 hingga 27 Mei 2016. Tepatnya di Desa Sambirejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri

Show farm menampilkan aneka tanaman dari produk Benih Pertiwi. Terutama benih unggulan terbaru seperti Jagung Pertiwi-6, Terong Pertiwi, Paria Pertiwi, Buncis Pertiwi, Semangka Medali, Semangka Passport, Bayam Pelangi dan Kangkung Tornado. Selain itu, produk-produk lama yang sudah banyak dikenal juga turut ditampilkan, seperti Jagung Pertiwi-3, Paria Asoka, Kangkung Pingky, Bayam Dakota dan Marygold Rona.

sf1

Semangka Passport

Selain pameran tanaman, untuk meyakinkan petani terhadap mutu. Para tamu undangan diajak untuk melihat langsung fasilitas penelitian, prosessing, ruang penyimpanan atau cold room, dan bagian penjaminan mutu benih.

Menurut ketua panitia penyelenggara sekaligus market development area Jawa Timur, Ario Arlianto “Acara ini merupakan salah satu kegiatan dari tim marketing Jawa Timur untuk mengedukasi petani dalam meningkatkan produktivitas tanaman melalui penggunaan benih berkualitas, sekaligus memperkenalkan produk unggulan baru dari Benih Pertiwi” jelasnya.

Dengan melihat secara langsung performa tanaman, diharapkan bisa membuktikan dan meyakinkan undangan untuk menggunakan produk Benih Pertiwi dalam meningkatkan produktivitas tanaman.

 

sf3

Tamu undangan menyaksikan langsung performa Jagung Pertiwi-6

Seperti produk jagung terbaru Benih Pertiwi yaitu Jagung Pertiwi-6, yang mempunyai produktivitas tinggi,  batang kokoh dan rendemen tinggi. Pengunjung ditunjukkan performa tanaman dari tanaman muda hingga siap panen. Bahkan penjunjung juga bisa menghitung sendiri rendemen dan membuktikan kekuatan janggel yang tidak hancur saat dipipil menggunakan mesin.

Dengan menggunakan alat pengukur kadar air benih, tamu undangan mengukur kadar air biji jagung Pertiwi-6. Hasilnya dengan kadar air 18%, rendemen jagung Pertiwi-6 mencapai 90%. Artinya dari 1 kilogram tongkol, biji yang dihasilkan mencapai 0.9 kg. Pengunjung yang diberi kesempatan menebak rendemen jagung Pertiwi-6 pun tidak ada yang benar menjawab, karena rata-rata menjawab hanya sekitar 70-80% saja. Artinya rendemen jagung Pertiwi-6 diatas perkiraan rata-rata peserta.

 

Tidak hanya rendemen, pengunjung juga bisa menyaksikan pemipilan tongkol jagung Pertiwi-6 menggunakan mesin pipil. Dari pemipilan tersebut terbukti hasilnya jagung bersih, janggel tidak hancur. Jadi untuk jagung Pertiwi-6 tidak ada masalah saat pemipilan.

 

“Oh iya, kalau diselep janggelnya tidak hancur, Jagung Pertiwi-6 bagus” Ujar Agus, Petani jagung dari Probolinggo yang biasanya menanam jagung Pertiwi 2 & 3.

Selain Jagung Pertiwi-6, Terong Pertiwi dan Paria Pertiwi juga menjadi daya tarik bagi pengungjung. Hal ini dikarenakan buahnya terlihat sangat lebat.

“Wah ini masokk, cocok.” Ujar Widodo, petani dari Nganjuk.

IMG_6655 - Copy

Terong Hibrida Pertiwi

Menurut tim Peneliti sayur, Erwan Erdianto, salah satu tips agar buah terong lebat adalah dengan pewiwilan cabang dibawah cabang Y. Hal ini juga perlu dilakukan pada jenis paria, yaitu dengan pewiwilan pada ruas pertama hingga ruas ke delapan. “Dengan pewiwilan, nutrisi akan terkonsentrasi ke pembentukan buah atau pertumbuhan generative dibandingkan pertumbuhan vegetative.”

 

 

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.