BENIHPERTIWI.CO.ID – Pekan Nasional atau yang dikenal PENAS KTNA (Kelompok Tani dan Nelayan Andalan) sebagai pengejawantahan rembung nasional KTNA se Nusantara di Malang tahun 2014 lalu telah memasuki gelaran yang ke 15.  Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam kali ini menyandang tuan rumah gelaran akbar para petani dan nelayan nusantara tersebut tanggal 5-11 Mei 2017 lalu.  Tidak kurang 35.000 peserta PENAS yang terdiri dari petani, nelayan, dinas pertanian, penyuluh lapang,  maupun pihak swasta yang terkait turut serta dalam ajang akbar empat tahunan ini.  Tema yang diusung dalam gelar akbar kali ini adalah “Melalui penas petani nelayan XV, kita mantabkan kelembagaan Tani Nelayan dan petani hutan sebagai mitra pemerintah dalam rangka kemandirian, ketahanan dan kedaulatan pangan menuju kesejahteraan petani nelayan Indonesia”.

Puluhan acara tersaji dalam gelaran dalam rentang waktu seminggu tersebut. Mulai dari Rembug Utama  KTNA, Dialog menteri dengan KTNA, Agro Expo, Temu Wicara, Seminar, Lokakarya, Pameran pembangunan pertanian, rakor bupati/walikota Indonesia,  Jambore Varietas, Studi banding dan Widya Wisata, Asah Terampil, Gelar Teknologi , Temu Usaha dan lelang,  serta Lomba Stand.

Dengan banyaknya peserta yang datang dari seluruh nusantara yang berkaitan dengan pertanian, tentunya acara akbar ini diharapkan menjadi ajang penyuluhan akbar karena disana ada proses pembelajaran kepada petani nelayan dalam jumlah besar.  Menurut Momon Rusmono, Sekretarais BPSDMP Kementrian pertanian, makna utama penas kali ini adalah proses pembelajaran untuk meningkatkan motivasi, memberikan semangat dan tanggung jawab bahkan meningkatkan kemandirian petani, nelayan dan petani hutan sebagai pelaku utama pembangunan pertanian.

Winarno Tohir selaku ketua KTNA berharap pada penas kali ini para peserta lebih melek teknologi dan lebih mandiri  karena penas kali ini lebih menekankan pada penerapan Aplikasi teknologi. Untuk itulah gelar teknologi pertanian seluas 10 hektar telah disiapkan yang lokasinya dibelakang stadion harapan bangsa.  Sejumlah gelar teknologi berkaitan dengan tanaman pangan, perkembunan, hortikultura, perikanan serta peternakan yang juga diikuti oleh pihak swasta maupun petani sukses yang terlibat, diharapkan memudahkan peserta dalam menyerap dan mengaplikasikannya.  Tidak hanya itu, gelaran teknologi tentunya akan lebih lengkap bila ditunjang pameran pembangunan yang berkaitan dengan pertanian.  Tidak kurang 130 stand  dalam pameran ini, selain  menyajikan produk unggulan dari masing-masing daerah seluruh Indonesia, juga juga produk produk sarana pertanian meliputi mesin pertanian, benih, bibit, pupuk maupun pestisida yang ditampilkan pihak swasta.

Benih Pertiwi sebagai perusahan yang berkecimpung dalam perbenihan nasional baik tanaman pangan maupun sayuran menjadi  salah satu peserta pameran maupun gelar teknologi bertemakan jambore varitas dalam PENAS kali ini.  Mengusung visi menjadi perusahaan benih terkemuka dalam membangun kemandirian pangan, BENIH PERTIWI menyajikan sekitar 9 varietas di lahan demfarm  Jambore Varietas seperti Cabai, cabai rawit, timun, kacang panjang, melon, semangka, bunga marrigold dan jagung manis.  Sementara itu, untuk mendekatkan dan mengenalkan produk produk baru serta diskusi produk, BENIH PERTIWI bersama 13 perusahaan benih swasta lainnya juga turut serta dalam pameran pembangunan yang tergabung dalam lorong kampung benih yang dikoordinasikan oleh Asbenido (asosiasi perbenihan Indonesia).

Sambutan dan antusiasme yang baik dan kunjungan ribuan peserta dari berbagai kalangan baik di jambore varietas maupun di stand pameran, panitia PENAS memberikan apresiasi yang sangat baik pada BENIH PERTIWI.  Walhasil, stand BENIH PERTIWI meraih penghargaan stand terbaik kedua kategori umum pada pergelaran tersebut. Tidak hanya itu, dalam penilaian lomba varietas yang diselenggarakan Dirjen Hortikultura, varietas cabai keriting SERAMBi meraih penghargaan juara 2 kategori cabai dan varietas semangka Winda juara 3 untuk kategori tanaman semangka.  Sukses selalu BENIH PERTIWI.

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.