IMG_0819 - CopyBENIHPERTIWI.CO.ID – Kabupaten Takalar terutama di Desa Tope Jawa dan Desa Banggaek adalah salah satu wilayah penghasil melon di Sulawesi Selatan. Mayoritas masyarakat di desa ini adalah petani melon, bahkan dalam satu tahun ada 3 musim tanam melon. Salah satu primadona baru di wilayah ini adalah melon varietas IVORY.

Daeng Nuruk, salah satu petani melon yang berada di Desa Banggaek, mengatakan sudah satu tahun ini menanam melon varietas Ivory dan hasilnya sangat memuaskan, diantara kelebihan melon ivory ini lanjut Daeng Nuruk, yaitu pembentukan Net-nya lebih cepat dibandingkan dengan melon lain, pembesaran buahnya sangat baik, dan rasanya juga lebih manis.

“Kami senang menaman melon Ivory selain karena lebih banyak yang masuk grade A, sehingga panen bisa lebih menguntungkan” kata Daeng Nuruk yang juga ketua kelompok tani di desanya.

IMG_0821 - Copy

Begitu juga halnya dengan Daeng Nyauk, petani melon di desa Tope Jawa, sudah hampir 2 tahun ini menanam melon ivory. Dia mengisahkan, awalnya ragu saat petugas dari Benih Pertiwi datang memberikan Penyuluhan melon Ivory di desanya.

Daeng Nyauk khawatir akan kualitasnya, namun setelah dia mencoba ternyata hasilnya lebih baik dari jenis melon yang sudah ada selama ini. “sudah banyak pak di desa kami yang tanam melon jenis ivory ini…” kata Daeng Nyauk saat kunjungan team dari Benih pertiwi ke kediamannya.

Sementara itu, Salim, Marketing Eksecutive Benih Pertiwi wilayah Sulawesi Selatan mengatakan, sudah tiga tahun terakhir mengenalkan melon Ivory di wilayah ini dan progressnya cukup baik, “Kami yakin kedepan akan banyak petani yang akan beralih ke Ivory karena memang lebih menguntungkan Petani” (RDT)

IMG_0825 - Copy

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.