serambi jozzz.. - Copy

Kelebatan Cabai Hibrida Serambi, cabai unggul dari Benih Pertiwi

BENIHPERTIWI.CO.ID – Banyak faktor yang mempengaruhi kelebatan cabai, mulai faktor genetik hingga teknis. Dari berbagai faktor tersebut, mari kita urai faktor terpenting dalam budidaya cabai.

Penggunaan Benih Unggul.

Penggunaan benih unggul merupakan faktor pertama setelah menetapkan hati untuk budidaya cabai. Benih cabai unggul mempunyai sertifikasi jelas, berhologram asli, mencantumkan deskripsi singkat berupa potensi produksi, karakter utama, daya tumbuh hingga kemurnian benih.

Dengan adanya data tersebut setidaknya kita mempunyai pedoman untuk menentukan target produksi dan mengkontrol pertumbuhan tanaman dalam kondisi normal atau tidak.

Jika secara genetik benih cabai mempunyai karakter unggul lebat, maka selanjutnya adalah membuat keunggulan tersebut muncul secara optimal, yaitu dengan melakukan teknis budidaya sesuai standar.

Namun jika secara genetik cabai tersebut tidak lebat, maka akan sulit atau tidak bisa tanaman tersebut berbuah lebat. Oleh sebab itu pilihlah benih cabai yang mempunyai karakter lebat untuk menghasilkan cabai lebat.

Benih unggul yang dibudidayakan dengan menggunakan teknis budidaya sesuai standar, maka hasil  panen seharusnya sesuai dengan karakter aslinya. Namun sebaliknya jika karakter tersebut tidak muncul, penyebabnya bisa karena faktor teknis atau non teknis.

Penggunaan Pupuk Kandang.

Peran pupuk kandang bukanlah untuk menggantikan pupuk kimia yang biasa digunakan, seperti pupuk NPK dll. Pupuk kandang mempunyai kandungan unsur hara lengkap yang dibutuhkan tanaman, namun jumlahnya tidak sebanyak dalam pupuk kimia sintetis. Oleh sebab itu pupuk kimia masih diperlukan dalam jumlah besar.

Peran pupuk kandang sendiri digunakan untuk mengoptimalkan peran pupuk kimia, sehingga unsur hara dapat terserap oleh tanaman secara optimal. Pupuk kandang juga berperan dalam memperbaiki struktur tanah sehingga menjadi gembur dan subur, menjaga keseimbangan ekosistem bawah tanah yang bermanfaat bagi tanaman dan dapat menjaga keseimbangan pH tanah.

Pengairan

Bagaimana jika cabai yang sudah memasuki umur bunga namun kurang pengairan? Padahal salah satu peran air bagi tanaman adalah sebagai pengantar makanan untuk seluruh organ, terutama pada saat pembuahan dan pembesaran buah. Tanpa air tentu buah tidak bisa berkembang secara optimal.

Bisa dibayangkan jika sebuah botol dengan kapasitas 1000 ml hanya diisi setengah atau seperempatnya, tentu isinya tidak akan maksimal dan bobotnya kurang. Sama halnya tanaman cabai yang kurang pengairan, pertumbuhan dan buah tidak muncul secara optimal.

Pupuk K

Pupuk dengan unsur Kalium (K) mempunyai peran besar dalam pembentukan dan pembesaran buah. Oleh sebab itu pemberian pupuk K baik dari tanah dengan ditanam, dikocor, maupun disemprotkan lewat daun seringkali dilakukan untuk memacu pertumbuhan buah.

Pengendalian HPT sejak dini

Pengendalian hama penyakit menjadi faktor penting untuk menghasilkan tanaman cabai yang lebat. Pengendalian hama penyakit tanaman bisa terdeteksi dan diantisipasi pada awal pertumbuhan.

Misalnya serangan serangga pembawa virus kuning, seperti trips dan tungau yang menyerang sejak pembibitan. Akibatnya bisa menyebabkan pertumbuhan buah tidak optimal bahkan gagal panen.

Antisipasi serangan hama pembawa virus kuning bisa dilakukan sejak persemaian, dengan menutup dengan jaring atau penyemprotan insektisida secara intensif.

 

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.