Copy of IMG_2837 - CopyBENIHPERTIWI.CO.ID – Agar petani mendapat keuntungan lebih dari Rp. 500 seperti contoh sebelumnya, tentu petani tidak bisa melakukannya sendiri. Petani harus bersatu dan membuat sebuah kelompok. Persatuan petani atau kelompok tani inilah yang akan membuat petani mempunyai daya tawar lebih tinggi dibandingkan menjualnya secara individu.

Oleh sebab itu, perlu kiranya memperhatikan langkah membentuk Kelompok Tani yang menguntungkan adalah sebagai berikut :

1. Kelompok tani sebaiknya dibentuk dengan prinsip bisnis.

Artinya kelompok tani dibentuk untuk kepentingan mencari keuntungan melalui kegiatan jual beli murni. Tidak selalu berharap modal dari bantuan pemerintah atau pihak kedua yang bersifat bantuan. Permodalan yang didapat dengan perhitungan pinjaman akan lebih baik untuk jangka panjang. Dengan melakukan pinjaman, setiap anggota mempunyai kewajiban yang sama untuk melunasi dan bertanggung jawab bersama atas keputusan yang diambil.

2. Kelompok tani harus mempunyai fokus komoditas yang sama antar anggota.

Misalnya pada pengelolaan kelompok tani sayur jangan digabung dengan kelompok tani peternakan sapi. Meskipun anggotanya sama, sebaiknya pengelolaan kelompok dipisah antara pengelolaan tani sayur dan sapi, karena perbedaan komoditas pasti berbeda pengelolaannya. Kelompok tani juga harus mempunyai tujuan kelompok yang jelas. Apakah sebagai kelompok simpan pinjam, kelompok produksi atau pemasaran? Tentu hal ini akan berbeda baik dari segi teknis pengelolaan hingga bagi hasil.

3. Buatlah mekanisme kelompok seperti koperasi.

Konsep dari koperasi pada prinsipnya adalah anggota kelompok merupakan pemilik sekaligus pelanggan dari kelompok.
Konsep koperasi sendiri sangat tepat diterapkan pada kelompok tani. Dengan konsep ini setiap anggota akan mempunyai kewajiban dan hak yang sama dalam mendapat keuntungan dari kelompok. Konsep inilah yang membedakan antara koperasi dengan perusahaan yaitu keuntungan akan dibagi rata kepada semua anggota sesuai dengan sumbangsihnya pada kelompok. Semakin besar jasa pada kelompok, maka akan semakin besar pula hasil yang didapat. Sedangkan pada perusahaan keuntungan akan dibagi pada pemilik perusahaan itu sendiri yang mungkin hanya terdiri dari beberapa orang.

Sebagaimana seorang pemilik, anggota kelompok mempunyai hak yang sama untuk mengetahui segala hal yang terjadi pada kelompoknya. Artinya, kelompok tani harus terbuka atau transparan untuk semua anggota. Setiap anggota berhak untuk mengusulkan, dan segala keputusan harus disetujui oleh semua anggota.

Sebagai seorang pelanggan, anggota kelompok harus aktif dalam berlangganan terhadap produk atau jasa yang dihasilkan oleh kelompok tersebut. Semakin sering berlangganan maka semakin besar keuntungan yang didapat dari berkelompok.

Membuat Kelompok Tani yang Menguntungkan (3)

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.