aBENIHPERTIWI.CO.ID – Dalam kasus harga jual timun tersebut. Bisa kita identifikasi terdapat empat pelaku utama beserta selisih harga (margin) yang ada adalah sebagai berikut:

1. Petani A sebagai produsen (menjual dengan harga Rp. 1500/kg ke pedagang A)

2. Pedagang B sebagai konsumen 1 (menjual dengan harga Rp. 2500/kg ke pedagang B dengan margin Rp. 1000/kg)

3. Pedagang C sebagai konsumen 2 (menjual dengan harga Rp. 4000/kg ke konsumen akhir dengan margin Rp. 1500/kg)

4. Pembeli eceran sebagai konsumen akhir

Mari kita bandingkan pembentukan harga antara berkelompok dan tidak. Jika contoh diatas adalah margin yang terbentuk dari pemasaran secara individu, berikut adalah contoh jika pemasaran dilakukan secara berkelompok.

1. Misal dalam satu kelompok terdapat 10 petani timun, dan ketika panen setiap hari menghasilkan 200 kg. Berarti dalam satu hari terdapat 2 ton timun yang harus dipasarkan.

2. Jika kelompok tani tersebut fokus dalam pemasaran, secara struktural seperti pada kelompok umumnya seharusnya kelompok mempunyai ketua kelompok sebagai koordinator, bendahara sebagai keuangan dan marketing untuk memasarkan hasil panen.

3. Tugas marketing inilah yang bertugas sebagai pengganti pedagang B atau C.

4. Pada rantai pedagang B dan C terdapat margin Rp. 1000/kg. Dari margin 1000/kg tersebut bisa dibagi dua antara keuntungan marketing Rp. 500/kg dan kelompok Rp. 500/kg. Sehingga pada tahap ini petani kelompok sudah naik harga jualnya menjadi Rp. 1500 + Rp. 500 = Rp. 2000. Sedangkan kegiatan marketing tersebut mendapat bagian Rp. 500 x 2000 kg = Rp. 1.000.000 / hari.

5. Berarti tugas marketing menjual ke pedagang C seharga Rp. 2500/kg.

6. Margin keuntungan akan jadi lebih besar jika marketing bisa hingga ke tingkat konsumen akhir dengan harga jual dari petani bisa mencapai Rp. 3000/kg dengan sisanya Rp. 1000 untuk marketing pengecer. Atau jual eceran lebih murah dari pasaran umumnya sehingga harganya hanya Rp. 3500/kg. Petani mendapat harga jual Rp. 2500/kg sedangkan marketing mendapat bagian Rp. 1000/kg.

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.