IMG_3074 - Copy

BENIHPERTIWI.CO.ID – Logam berat merupakan unsur berbahaya dan bersifat racun bagi tubuh. Efek jangka pendek jika bahan tersebut masuk dalam tubuh adalah gejala mual, muntah dan sakit perut.

Jangka panjangnya dapat merusak sel dalam tubuh, sistem peredaran darah, urat syaraf, saluran pencernaan, hati, ginjal, meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker, gangguan hormon, menekan sistem imun, keracunan otot hingga stroke.

Jenis logam yang sering ditemukan pada sayuran dan buah diantaranya Timbal (Pb) dan Cadmium (Cd). Bahan logam tersebut terdapat dalam kandungan pestisida, asap pabrik, asap buangan kendaraan bermotor hingga kemasan modern seperti kaleng.

Sayuran yang ditanam dipinggir jalan mempunyai kandungan timbal (Pb) mencapai 28.78 ppm sedangkan pada sayuran yang ditanam jauh dari jalan raya hanya mengandung 0-2 ppm, padahal ambang batas yang diperbolehkan Ditjen POM pada makanan hanya 2 ppm.

Logam berat bisa masuk ke tanaman melalui akar dan daun (stomata). Para petani yang selalu berhubungan langsung dengan pestisida dan pupuk hendaknya lebih berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan jika bahan logam berat tersebut masuk ke dalam tubuh.

Oleh sebab itu dalam aplikasi penyemprotan pestisida, hendaknya petani menggunakan masker dan sarung tangan sebagai pelindung dari kontak langsung, selalu cuci tangan dengan sabun setelah aplikasi, gunakan dosis dan jenis pestisida yang tepat untuk mengurangi residu bahan berbahaya pada sayuran atau buah.

Bagi pedagang sayur dapat mengurangi kandungan zat berbahaya pada sayuran dan buah dengan penutup yang aman selama distribusi ke konsumen, sehingga terhindar dari kontaminasi logam berat asap kendaran bermotor.

Pada tingkat konsumen, hendaknya mencuci sayuran dan buah dengan menggunakan sabun atau dengan air mendidih selama 3-5 menit sebelum dikonsumsi atau diolah lebih lanjut. Pilihan mengkonsumsi sayuran dan buah organik lebih baik jika memungkinkan.

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.