img_0060-copy

BENIHPERTIWI.CO.ID – Pada dasarnya semua bahan organik akan lapuk atau terurai menjadi bahan yang dapat diserap oleh tanaman. Lama waktu penguraian bahan organik tergantung dari beberapa faktor, salah satunya faktor jenis bahan organik itu sendiri.

Misalnya, secara alami untuk membuat kotoran ternak siap diberikan ke tanaman membutuhkan waktu lebih dari satu bulan. Namun ada dua cara untuk mempercepat proses penguraian yang memungkinkan kompos sudah siap diberikan dalam hitungan hari.

Pertama dengan mengatur kondisi iklim mikro seperti suhu dan kelembaban sehingga sesuai untuk pertumbuhan mikroorganisme pengurai. Cara kedua adalah dengan menambahkan mikroorganisme pengurai itu sendiri, sehingga populasinya menjadi lebih banyak dan dapat mempercepat proses penguraian.

Lantas bagaiamana dengan C/N ratio? Apa hubungannya dengan proses pengomposan? C/N ratio adalah rasio massa karbon terhadap massa nitrogen pada suatu zat. Pada bahan organik yang masih baru, memiliki C/N ratio lebih tinggi daripada C/N ratio setelah proses pengomposan.

Artinya pengomposan merupakan usaha dalam menurunkan C/N ratio bahan organik, sehingga mempunyai C/N ratio yang bisa diserap oleh tanaman. Setiap bahan organik mempunyai C/N ratio berbeda-beda. Semakin tinggi C/N ratio suatu bahan akan menyebabkan waktu penguraiannya semakin lama.

Misalnya kayu (tergantung jenis) mempunyai C/N ratio 200-400 yang membutuhkan waktu penguraian hingga puluhan tahun. Jerami padi mempunyai C/N ratio 50-70 yang dapat terurai dalam hitungan bulan, sedangkan daun muda dengan C/N ratio 10-20 dapat teurai dalam hitungan hari.

Bahan organic yang dapat diserap oleh tanaman adalah bahan organik dengan C/N ratio mendekati C/N ratio tanah yaitu sekitar 12-15 dan suhu hampir sama dengan suhu lingkungan

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.