Selderi Moyang Kendari

Gusti Kadek Petani Seledri Moyang

BENIHPERTIWI.CO.ID – Tidak banyak orang tahu kalau seledri yang notabene tanaman dataran tinggi ternyata mampu tumbuh optimal di dataran rendah.

Tidak percaya? Tengoklah lahan seledri tersebar di desa Jati Bali kecamatan Ranomeeto Kendari yang berada pada ketinggian sekitar 255 meter diatas permukaan laut.

Tidak sedikit petani sayuran disana yang membudidayakan seledri, salah satu diantaranya adalah bapak Gusti Kadek.

Gusti Kadek menanam seledri sudah lama. Bermodalkan lahan 5 are atau 500 meter persegi, Gusti Kadek memilih sayuran seledri dengan pertimbangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena panennya yang dibilang cepat dan menguntungkan. Bahkan, sepeda motor yang digunakan itu pun merupakan hasil dari panenan seledrinya.

Dengan hanya bertanam sekali dalam satu tahun, Gusti Kadek bisa mendapatkan untung berlipat. Berdasarkan pengalaman, menanam seledri di dataran rendah memang tidak mudah namun bisa dilakukan yang penting tanaman tersebut diberikan naungan agar kondisinya lebih sejuk. Pemberian naungan berupa paranet atau daun kelapa sangat dianjurkan terutama untuk mengurangi resiko cuaca yang ekstrim.

Dengan hadirnya benih seledri Moyang dirasa sangat memberikan keuntungan baginya. Bagaimana tidak? Seledri Moyang dari BENIH PERTIWI ini dirasa lebih unggul dari benih yang digunakan sebelumnya. Menurutnya, daya tumbuh yang berkisar 80-90%, ketahanan penyakit dan kemampuannya beradaptasi pada cuaca ekstrim, membuatnya masih bisa menikmati hasil panen dibandingkan petani lainnya.

Hal ini ditunjukkan dengan penampilan tanaman seledri moyang yang saat ini berumur sudah 8 bulan masih tumbuh bagus dan sehat.

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.