Stand Benih Pertiwi di HPS 2017, Pontianak

BENIHPERTIWI.CO.ID  Peringatan Hari Pangan Sedunia ke 37 diselenggarakan pada 19-22 Oktober 2017 lalu, tepatnya di Makodam XII Tanjungpura, Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman membuka acara dengan memukul alat khas suku dayak yang bernama Kankuang sebagai tanda acara dibuka kemudian dilanjutkan menekan sirine sebagai tanda dimulainya gerakan diversifikasi pangan.

Dalam sambutan pembukaan, Menteri Pertanian menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh petani dan stakeholder yang selama ini telah mendukung pertanian.

Menurut Mentan, Indonesia saat ini telah swasembada dan tidak lagi impor beras, bawang, cabai, dan jagung.

“Ini prestasi yang dihasilkan oleh petani-petani Indonesia. Mereka pahlawan – pahlawan pangan kita. HPS kali ini kami jadikan momentum untuk melompat lagi untuk menyelesaikan masalah pangan yang belum selesai, belum swasembada dan mengembalikan kejayaan rempah rempah Indonesia seperti 500 tahun yang lalu.”

Acara tahunan yang dikenal juga dengan sebutan World Food Day kali ini mengusung tema Menggerakkan Generasi Muda dalam Membangun Pertanian Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia.

Pak Tiwi

Acara dihadiri oleh berbagai stakeholder baik dari instansi pemerintah maupun swasta. Benih Pertiwi sendiri sebagai perusahaan pertanian yang bergerak dalam industri benih tak ketinggalan ikut serta memeriahkan acara.

Stand Benih Pertiwi menampilkan aneka produk hibrida unggulan tampak mencolok dengan ukiran khas dayak setempat. Apalagi stand Benih Pertiwi juga menghadirkan karakter Pak Tiwi dengan kumis tebal dan caping kuning. Karakter Pak Tiwi ini merupakan icon Benih Pertiwi yang dihadirkan dalam wujud nyata. Hal ini membuat daya tarik tersendiri bagi pengunjung terbukti banyak diantaranya meminta untuk foto bersama.

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.