subang1BENIHPERTIWI.CO.ID – Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Hasil Sembiring dalam acara Panen Raya Padi Pak Tiwi-1 di Legon Kulon, Kabupaten Subang, Jawa Barat (Rabu, 10 Juni 2015) optimis target produksi padi dari pemerintah sebanyak 73.4 ton pada tahun 2015 dan 82 juta ton pada tahun 2019 tercapai. Sebab, hasil panen tahun ini cukup baik dan tidak terjadi bencana. Selain itu pembangunan infrastruktur yang mendukung peningkatan produksi juga sudah banyak dilakukan, seperti pembangunan saluran irigasi tersier dan bendungan.

Dengan pencapaian tersebut, tahun ini pemerintah melarang impor beras. Oleh sebab itu harus diimbangi dengan peningkatan produktivitas lokal. Sedangkan untuk meningkatkan produksi caranya dua yaitu menambah luas tanam dan menaikkan produktivitas. Salah satu cara meningkatkan produktivitas yaitu dengan menggunakan teknologi seperti penggunaan benih unggul yang cocok dengan lingkungan sekitar.

Acara Panen Raya Padi Pak Tiwi-1 juga turut dihadiri oleh Wakil Bupati Subang, Imas Aryuminingsih, Muspida dan pejabat terkait. Wakil Bupati dalam kesempatan itu pula, sebagai perwakilan petani mendapatkan bantuan benih padi Pak Tiwi-1 sebanyak 1 ton dari Direktur Utama Benih Pertiwi, Junaidi Sungkono. Pak Tiwi-1 sendiri merupakan benih padi nasional yang mempunyai produktivitas tinggi mencapai 11 ton/hektar dengan rata-rata 9 ton/hektar, keunggulan utama berupa ketahanan terhadap serangan wereng coklat, anakan banyak, kokoh dan tidak disukai burung karena mempunyai daun bendera yang tinggi, sehingga menyulitkan burung untuk hinggap.

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.