IMG_2997 - CopyBENIHPERTIWI.CO.ID – Beberapa hama bandel dengan ukuran kecil namun sangat merugikan seringkali membuat petani resah. Bukan hanya menguras kantong karena harus membeli pestisida mahal, namun lebih parah akibatnya jika menularkan virus yang tidak ada obatnya. Alhasil panen pun gagal, alih-alih untung malah buntung.

Salah satu Ide menangkap hama secara sederhana, tidak membutuhkan modal besar namun cukup efektif untuk mengurangi populasi hama adalah perangkap menggunakan perekat kuning.

Idenya sangat sederhana. Hama digoda dengan warna kuning, hama yang tertarik dengan warna kuning akan mendekat ke arah sumber warna kuning tersebut. Warna kuning bisa berasal dari warna kuning cat atau bahan-bahan yang berwarna kuning.

Bahan berwana kuning tersebut dilumuri dengan lem perekat bening, seperti lem tikus atau minyak goreng. Sehingga hama yang mendekat dengan otomatis akan terperangkap dalam lem perekat. Hama yang lengket tidak akan bisa bergerak dan mati.

Kenapa harus warna kuning? Warna dan kekontrasan warna digunakan oleh serangga untuk membedakan antara tanaman inang dengan lingkungan sekitar. Hama merusak dapat melihat spektrum warna berbeda seperti warna kuning. Kebanyakan hama hanya mempunyai dua tipe pigmen penglihatan yaitu pigmen yang dapat menyerap warna hijau dan kuning terang serta warna biru dan ultraviolet.  Warna kuning lebih mencolok dan dapat menjadi pusat perhatian hama pada umumnya.

Adapun jenis hama yang biasanya tergoda dengan perangkap ini berupa kutu putih, lalat buah dan trips.

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.