img039 - CopySumber : Waspada, 29 November 2014

Binjai (Waspada): Petani diharapkan pintar pilih benih agar panen berlimpah untuk menghadapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), yang berdampak terhadap kenaikan kebutuhan pokok.

Syahnovi bagian pemasaran PT. Agri Makmur Pertiwi dari Surabaya dan Areal Manajer wilayah Sumbagut Haryanto dalam pertemuan 7 kelompok tani di Desa Karang Rejo , Kec. Stabat, Kab. Langkat, Rabu 926/11) mengingatkan petani memilih benih yang berpotensi dengan hasil panen yang tinggi.

“Petani harus mampu memperhitungkan biaya produksi, dengan hasil panen,” ujarnya, ketika menyaksikan panen perdana padi benih Pak Tiwi-1, di lahan milik Janur Wena anggota kelompok tani Suka Maju.

Haryanto mengingatkan kualitas benih itu adalah tahan terhadap hama, serta hasil panen yang lebih tinggi. Sebagai perbandingan, tanaman padi milik Janur seluas 8 rante. Hasil bersih setiap rante diperoleh 368 kg. Berarti 1 ha bisa mencapai 9,2 ton. Janur, mengakui hasil panen ini, tidak pernah dicapainya pada tanaman padi sebelumnya.

Syahnovi menjelaskan, Agri Makmur Pertiwi merupakan perusahaan nasional yang memproduksi benih tanaman padi, jagung dan sayur-sayuran yang sudah memperoleh  sertifikasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Benih padi Pak Tiwi-1, merupakan benih unggul, sesuai Kepmentan No. 2434/Kpts/SR.120/7/2012. Janur Wena, mengakui benih Padi Pak Tiwi-1 tahan terhadap serangan wereng, “Tanaman padi lain, banyak yang rusak akibat hama dan burung,” ujarnya.

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.