janggel2BENIHPERTIWI.CO.ID – Saat panen jagung, biasanya petani membuang atau membakar janggel karena dirasa tidak berguna dan dianggap sampah. Namun coba kalau kita hitung dari satu tongkol saja, berapa persen yang menjadi biji? Jika dilihat dari rendemen 70-80%, kita ambil rata-ratanya 70% saja maka jika ada penggilingan 1000 kg atau 1 ton tongkol jagung, maka akan menghasilkan 700 kg biji jagung dan 300 kg janggel jagung.

Jika satu hektar dapat panen 10 ton tongkol jagung, maka 3 ton janggel akan dibuang. Jika di satu desa ada 100 hektar, berapa ton janggel yang akan dibuang? 300 ton Janggelkah?

Sebenarnya janggel bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Seperti untuk pakan sapi ataupun sebagai bahan bakar. Jika janggel dibakar dan hasil pembakarannya disebarkan di lahan, maka sejatinya dapat menambah kandungan unsur K dalam tanah. Namun berapa persentase penambahan K dalam tanah, tentu proporsinya kecil dibandingkan jumlah janggel yang dibakar dan luasan lahan.

Jangel mempunyai kandungan selulosa yang sangat tinggi yaitu sekitar 40%. Kandungan inilah yang saat ini digunakan sebagai bahan baku utama pembuatan plastik biodegradeable atau plastik yang dapat terurai secara alami oleh mikroorganisme dan terurai lebih cepat dibandingkan plastik sintesis. Jepang, Jerman dan Amerika merupakan beberapa negara yang mulai menggunakan janggel jagung sebagai bahan baku plastik biodegradable dan Indonesia mempunyai potensi besar dalam pengembangan plastik biodegradable mengingat potensi produksi jagung tahun 2013 18.506.287 ton dengan total luas lahan 3.820.161 ha. (sumber : data.go.id)

BACA LAINNYA

1 Response Comment

  • idris12/11/2015 at 8:52 pm

    Assalamu’alaikum,, selamat malam pak,,
    Saya punya janggel jagung,,,, bolehkah saya menjualnya ke pabrik pertiwi? Bagaimana prosedurnya,,, bagaimana perhitungan harganya? Terima kasih

    Reply

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.