BENIHPERTIWI.CO.ID – I Wayan Wiraga, petani dari Desa Beloksidan, Badung Utara, sudah menanam mentimun Expo sejak 2013. Menurutnya mentimun Expo “Menanam Expo tidak akan mengecewakan, per pohon bisa tiga kilogram bahkan lebih.”

Rahasia untuk menghasilkan produktivitas tiga kilogram per tanaman tidak terlepas dari penggunaan benih expo itu sendiri. Dengan karakter benih yang mempunyai produktivitas tinggi tentu hasilnya pun mempunyai peluang seperti karakternya.

Untuk teknik budidaya, cara yang digunakan cukup mudah dan sudah umum digunakan petani lainnya. Pupuk dasar yang digunakan adalah pupuk kandang, dengan pemupukan system kocor.

Adapun jenis pupuk yang digunakan hanya pupuk NPK. Aplikasi pemberian pupuk kocor setelah tanam dengan interval tiga hari sekali atau satu minggu sekali.

i-wayan-widana

Pada saat panen, untuk mempercepat pembesaran buah dan waktu panen, I Wayan Widana petani mentimun Expo lainnya, langsung melakukan pengocoran usai melakukan panen. Dengan pengocoran setelah panen, diakuinya dapat mempercepat pembesaran buah. Jika telat dikocor, panen bisa panen tiga hari. “Untuk ngejar harga, kalau langsung dikocor, dua hari buah sudah bisa besar lagi.”jelasnya.

Dengan populasi 3000 pohon pupuk yang dibutuhkan hanya 50 kg. Dengan ukuran jarak tanam 50-60 x 60 cm2. Lebar bedengan dan jarak antar bedengan sama-sama berjarak satu meter.
Sedangkan untuk pengendalian penyakit, hanya aplikasi fungisida untuk antisipasi serangan bercak daun. Aplikasi fungisida normalnya 2 minggu sekali atau 1 minggu skali jika intensitas serangan tinggi.

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.