kulit-pisang-800x416

BENIHPERTIWI.CO.ID – Unsur Kalium mempunyai peran penting dalam meningkatkan bobot dan mutu panen. Namun harga pupuk K lebih tinggi dibandingkan pupuk lainnya, membuat petani seringkali mengurangi bahkan menghilangkan dari standar pemupukan.

Lantas apakah unsur K hanya terdapat dalam pupuk sintetis dan hanya bisa didapatkan secara komersial ? Secara alami unsur K ternyata bisa didapatkan dari bahan disekitar kita, seperti  dari kulit pisang dan abu kayu.

Kulit pisang mempunyai kandungan unsur K sangat tinggi hingga 15%. Selain itu juga mengandung calsium (Ca), magnesium (Mg), sulfur (S) dan phosfat (P). Namun demikian, agar unsur tersebut dapat diserap oleh tanaman, kulit pisang perlu dikomposkan lebih dahulu. Baik dikomposkan secara alami (dengan membenamkan kebawah tanah) atau dengan pengomposan buatan (dengan tambahan mikroorganisme pengurai).

Abu kayu juga mempunyai kandungan unsur K yang tinggi. Sehingga tak heran jika tanaman yang tumbuh di tempat sisa pembakaran jerami atau bekas tanaman jagung biasanya menunjukkan performa lebih baik.

Abu kayu lebih baik dicampurkan dengan kompos. Hal ini karena abu kayu akan menghasilkan larutan alkali dan garam jika basah. Dalam jumlah kecil, alkali dan garam tidak menimbulkan masalah. Namun dalam jumlah besar dapat membakar tanaman.

Selain sumber hara, abu kayu juga dapat digunakan untuk pengendalian hama. Garam dalam abu kayu dapat membunuh hama seperti siput dan invertebrata bertubuh lunak. Untuk pengendalian hama, abu kayu dapat ditaburkan disekitar pangkal tanaman. Selain itu abu kayu juga dapat menaikkan pH dan menurunkan asam tanah.

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.