kumala

Sawi Unggul Kumala

BENIHPERTIWI.CO.ID – Kehadiran sawi kumala sejak 2013, membuat petani di desa Wonosari Cilawan, Kec. Pantai Cermin, Kab. Serdang Bedagai beralih dari awalnya menanam sawi lokal menjadi menanam sawi Kumala.

Hasil panen sawi Kumala bisa dua kali lipat dibandingkan menggunakan sawi local, dengan menggunakan sawi Kumala dapat meningkatkan produktivitas panen sekaligus pendapatan bagi petani setempat.

Sawi unggul Kumala, sawi genjah dari Benih Pertiwi. Tak perlu menunggu lama untuk mendapatkan hasil dari sawi ini, cukup 22 – 25 hari setelah tanam, sawi Kumala sudah bisa dipanen.

Sawi Kumala mempunyai daun lebar, tidak terlalu tinggi, dan jumlah pelepah mencapai 15 helai, jika dilihat dengan kasat mata, hamparan sawi kumala akan nampak rimbun dan menyejukkan mata.

Karakter sawi kumala sangat disukai oleh petani dan pedagang sayur, karena ukurannya sesuai pasar khususnya di sekitar Medan, panen cepat, bobotnya sangat tinggi, tidak mudah patah dan mudah dalam pengemasan. Untuk konsumen akhir pun pasti suka, karena tidak pahit, daun lebar namun tangkai tidak terlalu panjang.

Sudarman1

Sudarman di tengah hamparan sawi Kumala

Menurut bapak sudarman sebagai petani sekaligus pedagang sawi Kumala yang memasok pasar-pasar di sekitar Medan, untuk kemasan kecil Benih Kumala isi 25 gram saja bisa menghasilkan panen sekitar 700 kg sawi, bahkan bisa lebih.

“Sawinya ga panjang, tapi semok” ujarnya sambal tersenyum.

Dari persemaian pun, bibit sawi kumala mudah tumbuh, tidak rewel dan mudah dalam perawatan hingga panen. Adapun untuk hama yang biasa menyerang sayuran daun seperti sawi, menurut Bpak Sudarman cukup dikendalikan dengan pestisida biasa.

Tanam sawi kumala, cepat panen cepat untung. Gunakan selalu benih pertiwi untuk meningkatkan produktivitas.

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.