Pucuk Tanaman Melon

BENIHPERTIWI.CO.ID – Secara alami melon merupakan tanaman menjalar yang mempunyai panjang hingga lebih dari dua meter. Proses pertumbuhan menjadi panjang tersebut merupakan fase vegetatif yang membutuhkan banyak nutrisi. Secara prinsip, pemangkasan pucuk adalah membatasi pertumbuhan vegetatif sehingga penggunaan nutrisi akan terfokus pada fase generatif atau fase pembuahaan.

Pada pemangkasan pucuk dilakukan hanya dengan memotong bagian ujung batang tanaman melon, agar pertumbuhan memanjang berhenti. Berbeda dengan pewiwilan cabang tunas, yaitu membersihkan atau memotong tunas-tunas baru yang muncul dari tiap ruas batang.

Nutrisi yang fokus pada buah diharapkan dapat meningkatkan kualitas buah, berat, volume, dan kemanisan buah. Dengan pemangkasan pucuk, tanaman juga menjadi tidak terlalu tinggi dan rimbun. Hal ini juga berguna agar tanaman bisa menyerap cahaya matahari lebih optimal dan mengurangi kelembaban yang dapat memicu munculnya penyakit.

Kapan harus dilakukan pemangkasan pucuk ?

Waktu yang paling tepat untuk melakukan pemangkasan pucuku adalah siang hari saat terik matahari. Hal ini agar luka pemangkasan bisa segera kering dan mencegah masuknya infeksi penyakit dari luar.

Ada dua jenis pemangkasan pucuk yang dilakukan, yaitu :

  1. Pemangkasan pucuk pada batang tersier (cabang tempat buah muncul). Pemangkasan pucuk ini dilakukan bersama dengan seleksi buah. Pada buah yang terpilih kemudian selanjutnya cabang dipotong menyisakan satu daun saja pada bagian atasnya. Seleksi buah dan pemangkasan pertama bisa dilakukan sekitar umur 25- 35 HST
  2. Pemangkasan pucuk pada batang utama atau sekuder, yaitu batang tempat buah tumbuh. Hal ini dilakukan jika per batang sudah mempunyai 30-35 daun, atau sekitar umur 40 HST. Pemangkasan pucuk bisa dilakukan menggunakan gunting atau menggunakan tangan.

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.