Jarak Tanam Melon dengan Sistem Telasah Ala Petani Kulon Progo
BENIHPERTIWI.CO.ID - Berbeda dengan penanaman melon pada umumnya yang menggunakan lanjaran, petani melon di daerah Trisik, Kulonprogo, Yogyakarta menggunakan sistem tanam tanpa lanjaran atau telasah.
Dengan sistem ini melon dibiarkan menjalar diatas tanah tanpa dirambatkan ke atas. Hal ini bisa mengurangi biaya produksi karena tidak lagi menggunakan lanjaran dan juga tanaman lebih aman dari terjangan angin.
Oleh sebab itu sistem ini sangat cocok untuk daerah yang mempunyai intensitas angin tinggi seperti di daerah pesisir pantai, Kulon Progo, Yogyakarta.
Tentu setiap sistem mempunyai kelebihan dan kekurangan, selain kelebihan yang disebutkan diatas, kekurangan sistem telasah adalah populasi tanaman lebih sedikit dibandingkan sistem lanjaran.
Karena untuk merambat, tanaman membutuhkan ruang ke samping, tidak seperti lanjaran yang jarak tanamnya dipadatkan karena pertumbuhan diarahkan ke atas.
Namun kekurangan sistem telasah tersebut bisa diminimalkan dengan produktivitas tinggi, seperti benih Melon Ivory yang bisa menghasilkan empat buah pertanaman.
Berikut gambaran sederhana jarak tanam yang digunakan oleh petani di daerah Trisik, Kulon Progo, Yogyakarta.
Berita Terkait :
Menanam Melon Tanpa Lanjaran / Telasah
Menanam Melon Ivory Tanpa Lanjaran (Telasah)
09/08/2016
One thought on “Jarak Tanam Melon dengan Sistem Telasah Ala Petani Kulon Progo”
Add a Comment Cancel reply
This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.
sangat menginspirasi