[caption id="attachment_2927" align="alignleft" width="300"]labuh massal2 Tulung Agung, 28/10/14. Bpk. Junaidi Sungkono (ditengah) sedang menjelaskan pertanyaan dari petani.[/caption] BENIHPERTIWI.CO.ID - Dalam sesi tanya jawab di acara Labuh Massal dan Panen Raya Padi Pak Tiwi-1 di Tulung Agung selasa lalu, salah seorang undangan dari Kelompok Tani Mugi Makmur, Pailan menyampaikan komentarnya terhadap Padi Pak Tiwi-1. Pailan mengungkapkan bahwa padi Pak Tiwi-1 memang terbukti lebih tahan wereng. Pailan menyebut dengan istilah VUTW yaitu Varietas Unggul Tahan Wereng. Dalam hamparan padi Pak Tiwi-1 seluas 50 hektar tersebut jarang terlihat wereng. Bahkan burung juga jarang terlihat hinggap di padi. Artinya keunggulan Padi Pak Tiwi-1 untuk menghalau burung juga terbukti. Karakter daun bendera Pak Tiwi-1 yang tegak ternyata dapat menghalangi burung untuk hinggap. Dalam akhir komentarnya, Pailan bertanya tentang serangan jamur pada umur primordial terutama pada pemupukan dengan unsur N yang tinggi. Selain bertanya tentang penyakit, Pailan juga bertanya tentang rasa nasi Pak Tiwi-1. PT. Agri Makmur Pertiwi yang diwakili langsung oleh Direktur Utama,  Junaidi Sungkono mendapat kesempatan menjawab pertanyaan Pailan. Sambil tersenyum Junaidi Sungkono menjelaskan tentang serangan jamur pada pemupukan N dosis tinggi. Junaidi menekankan bahwa justru keunggulan padi Pak Tiwi-1 lebih hemat pemupupukan. Padi Pak Tiwi-1 dapat hemat 25% dari pemupukan normal biasa petani berikan, artinya Pak Tiwi-1 tidak perlu dipupuk N dosis tinggi berlebih. Jika penggunan dosis Pupuk N terlalu tinggi, selain boros pupuk, tanaman juga rentan penyakit. Oleh sebab itu pemupukan padi Pak Tiwi-1 tidak boleh berlebih. Tentunya jika petani mengikuti standar penanaman padi Pak Tiwi-1, tanaman lebih sehat,  lebih hemat pupuk dan menguntungkan petani. Lebih lanjut, Junaidi menjawab untuk membuat nasi Pak Tiwi-1 lebih pulen caranya mudah. Cukup ditambahkan air lebih banyak 25-50% dari biasanya. Beliau memberi ilustrasi jika biasanya memasak nasi menggunakan air satu ember, maka untuk beras Pak Tiwi-1 perlu ditambahkan 25-50% lebih banyak. Pasti nasi akan lebih pulen.