• Olah Tanah & Benih
  • Metode Tanam
  • Jarak Tanam
  • Pemupukan
  • Perawatan
  • Panen

Varietas Pak Tiwi-1 merupakan benih unggul padi sawah

kebutuhan benih pak tiwiPengolahan Tanah

1. Pengolahan tanah dilakukan dua kali

2. Pengolahan tanah pertama dengan bajak singkal (kedalaman ± 25 cm) dan dirancahi.

3. Pengolahan kedua dilakukan menjelang tanam dengan bajak singkal dan dirancahi.

4. Untuk mencegah hilangnya air dan unsur hara melalui rembesan, sebaiknya pematang sawah dibersihkan dan dipadatkan.

Kebutuhan Benih dan Persemaian

1. Bersamaan dengan pengolahan tanah, siapkan bedengan untuk persemaian dengan kondisi tanah yang gembur dan subur.

2. Kemudian taburkan benih Pak Tiwi-1 pada bedengan persemaian dan ditutup tipis dengan tanah ringan lalu diairi 

cukup 2 bibit per lubang Bibit siap dipindah tanam pada umur 18-21 hari setelah semai dan cukup dengan 2 bibit per lubang tanam.

jarak tanam pak tiwi 1 - Copy Karena jumlah anakan lebih dari 25 batang per rumpun, maka dianjurkan menggunakan jarak tanam minimal 26 x 26 cm pada musim kemarau, sedangkan pada musim hujan jarak tanam diperlebar menjadi 30 cm x 30 cm. Disarankan menggunakan pola tanam sistem jajar legowo (2:1) untuk mempermudah perawatan dan meningkatkan produksi.
pemupukan pertiwi

Pemupukan Pertama

1. Pemupukan pertama (dasar) dilakukan pada umur 0-10 hari setelah pindah tanam.

2. Gunakan pupuk majemuk (NPK 15-15-15) dosis 250 kg/ha atau menggunakan pupuk tunggal berupa : Urea : 100 kg, SP-36 : 100 kg dan KCL : 75 kg setiap hektarnya.

3. Tambahkan juga insektisida berbahan aktif karbofuran.

Pemupukan Kedua

1. Pemupukan kedua dilakukan pada umur 20-25 hari setelah pindah tanam.

2. Lakukan penyiangan dan penggenangan sebelum aplikasi pupuk.

3. Berikan pupuk Urea dengan dosis 100 kg/ha.

4. Taburkan juga insektisida berbahan aktif karbofuran atau semprotkan insektisida berbahan aktif karbosulfan.

Pemupukan Ketiga

1. Pemupukan Ketiga dilakukan pada umur 35-45 HST.

2. Lakukan penyiangan dan penggenangan sebelum aplikasi pupuk.

3. Berikan pupuk urea dengan dosis 75 kg/ha dan KCl 75 kg. [/tab]

5

Pengairan

Lakukan pengairan seperti pada gambar diatas. Kunci penting saat pengairan adalah saat fase awal pindah tanam, sebelum pemupukan dan pengairan dihentikan pada umur 90 HST atau dua minggu sebelum panen. Hal ini bertujuan agar kadar air gabah lebih rendah dan tidak pecah saat penggilingan.

Pengendalian Hama dan Penyakit :

1. Bila terdapat gejala serangan hama belalang dan walang sangit, segera lakukan penyemprotan insektisida berbahan aktif alfa sipermetrin pada umur 20-40 hst dan 80-90 hst.

2. Bila terdapat gejala serangan hama putih palsu segera lakukan penyemprotan insektisida berbahan aktif imidakloprid.

3. Bila terdapat gejala serangan Hawar Daun Bakteri, segera lakukan penyemprotan bakterisida berbahan aktif streptomycin sulfat pada umur 30-60 hst.

4. Bila terdapat gejala serangan blast disarankan penyemprotan fungisida berbahan aktif mankozeb atau difeconazol pada umur 60-80 hst.

6Padi Pak Tiwi-1 dapat dipanen pada umur 105 HST atau dengan ciri 90% gabah menguning keemasan. Potong batang padi 10-15 cm dari atas tanah. Segera rontokan gabah untuk mengurangi tingkat kerusakan beras.

Benih Padi Terkait : Pak Tiwi-1

NB: Panduan ini merupakan teknik budidaya secara umum. Pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi agroklimat setempat atau dapat berkonsultasi dengan tim lapangan PERTIWI / PPL setempat

BACA LAINNYA

164 Response Comments

  • panto20/09/2016 at 1:02 pm

    Mohon info kontak untuk memperoleh benih padi pak tiwi area medan pak^

    Reply
    • Admin21/09/2016 at 8:53 am

      untuk informasi marketing Medan bisa menghubungi Bp. Haryanto 0811643296 ya pak.

      Reply
  • Abdul Rahman16/10/2016 at 9:34 am

    Cara order gmn pak

    Reply
    • Admin17/10/2016 at 8:20 am

      Nanti kami bantu hubungkan dengan sales marketing terdekat, untuk daerah mana ya pak?

      Reply
  • Suherman01/01/2017 at 7:20 pm

    Admin mohon pencerahan! Saya menanam padi pak Tiwi tetapi hasilnya tidak maksimal dan hampir tidak panen dikarenakan bulir padi tidak berisi! Mohon pencerahannya cara pemupukan nya?

    Reply
    • Admin02/01/2017 at 8:26 am

      Sudah panen atau belum pak? Tidak berisinya seperti apa pak? Untuk pemupukan sudah dijelaskan diatas, pemupukan pertama (umur 0-10HST) NPK 250 kg/ha atau campur Urea 100kg, SP36 100kg, KCl 75 kg. Pemupukan kedua (umur 20-30 HST) Urea 100 kg/ha. Pemupukan ketiga (umur 35-45 HST, maksimal umur 45 HST) Urea 75 kg/ha dan KCl 75 kg/ha.

      Reply
  • Andre05/05/2017 at 3:29 pm

    Permisi pak, mau tanya. Produk benih ini apakah bisa dan dapat berkembang dengan baik pada lahan padi gogo/ladang ? Terima kasih.

    Reply
    • Admin05/05/2017 at 5:29 pm

      Pak Tiwi-1 butuh banyak pengairan pak. Jadi kurang optimal jika ditanam di lahan kering.

      Reply

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.