Bahan Organik untuk Kesuburan Tanah
[caption id="attachment_8066" align="alignleft" width="300"]
Lahan Tanam Jagung Pertiwi (Foto: Ikbal Buntaran)[/caption]
BENIHPERTIWI.CO.ID - Bahan organik merupakan bahan yang berasal dari sisa mahluk hidup. Sumbernya bisa dari kompos atau pupuk kandang.
Bahan organik mengandung berbagai unsur hara yang dibutuhkan tanaman, namun jumlah per unsurnya sangatlah rendah. Berbeda dengan pupuk kimia yang jumlah kandungan per unsurnya tinggi, namun hanya tersedia tunggal atau beberapa saja per jenis pupuk.
Misalnya Urea hanya mengandung unsur Nitrogen (N) saja, pupuk SP36 hanya mengandung unsur Phospat (P), atau pupuk KCL yang mengandung unsur Kalium (K).
Karena jumlah kandungan unsur bahan organik rendah, peran bahan organik tidak bisa menggantikan peran pupuk kimia. Namun bahan organik dapat membantu mengoptimalkan peran pupuk kimia terhadap daya serap tanaman.
Penggunaan bahan kimia yang berlebihan cenderung menimbulkan dampak negatif terhadap tanah, seperti meningkatkan keasaman tanah, memadatkan tanah atau mempengaruhi jumlah mikorganisme yang bermanfaat bagi tanah.
Lahan Tanam Jagung Pertiwi (Foto: Ikbal Buntaran)[/caption]
BENIHPERTIWI.CO.ID - Bahan organik merupakan bahan yang berasal dari sisa mahluk hidup. Sumbernya bisa dari kompos atau pupuk kandang.
Bahan organik mengandung berbagai unsur hara yang dibutuhkan tanaman, namun jumlah per unsurnya sangatlah rendah. Berbeda dengan pupuk kimia yang jumlah kandungan per unsurnya tinggi, namun hanya tersedia tunggal atau beberapa saja per jenis pupuk.
Misalnya Urea hanya mengandung unsur Nitrogen (N) saja, pupuk SP36 hanya mengandung unsur Phospat (P), atau pupuk KCL yang mengandung unsur Kalium (K).
Karena jumlah kandungan unsur bahan organik rendah, peran bahan organik tidak bisa menggantikan peran pupuk kimia. Namun bahan organik dapat membantu mengoptimalkan peran pupuk kimia terhadap daya serap tanaman.
Penggunaan bahan kimia yang berlebihan cenderung menimbulkan dampak negatif terhadap tanah, seperti meningkatkan keasaman tanah, memadatkan tanah atau mempengaruhi jumlah mikorganisme yang bermanfaat bagi tanah.