[caption id="attachment_7952" align="alignleft" width="300"]Pertiwi-6 Jateng Panen Raya Jagung Pertiwi-6, Kec. Prambanan, Kab. Klaten[/caption] BENIHPERTIWI.CO.ID - Tongkolnya besar-besar tapi setelah ditimbang hasilnya tidak sesuai harapan. Hal inilah yang sering terjadi pada tongkol-tongkol besar namun bobot bijinya rendah. Karena rendemen jagungnya rendah. Misalkan jika bobot jagung sebelum dipipil 1 ton, setelah dipipil hanya mendapat 750 kg biji artinya rendemennya hanya sekitar 75% jagung. Padahal dengan jagung Pertiwi-6, dengan tongkol besar-besar hasil rendemennya pun tinggi mencapai 79 hingga 81%, dan hasil produksinya bisa mencapai 10 ton per ha. Jagung baru dari Benih Pertiwi ini diakui andal oleh petani yang sudah mencoba menanamnya. Misalnya saja, Bp. Taberi, petani dari Lamongan yang menanam Jagung Pertiwi-6 mengatakan puas dengan hasil produksi Pertiwi-6, tahan bulai dan batangnya kokoh. Padahal saat penanaman banyak angin kencang. Begitu juga dengan Bp. Wagiman, petani Jagung Pertiwi-6 yang senang karena perawatannya gampang, tahan bulai, apalagi setelah hasil panennya meningkat dari panen sebelumnya. Dengan hasil tersebut, Bp. Wagiman dan kelompok taninya akan menanam Jagung Pertiwi-6 kembali.