Budidaya Semangka Non Biji Pertiwi
[tabs]
[tabs_item title="Persiapan Lahan"]
Model bedengan kupu tarung[/caption]
[caption id="attachment_11066" align="aligncenter" width="300"]
Model bedeng kupu tarung[/caption]
[/tabs_item]
[tabs_item title="Persemaian"]
1. Pemecahan kulit dengan pemotong kuku dilakukan pada semangka non biji
2. Rendam benih dalam larutan ZPT+Fungisida
3. Tiriskan
4. Tata rapi pada kertas merang dan dilipat/digulung
5. Perkecambahan semangka berbiji dan tanpa biji = 1-2 hari, pada suhu sekitar 30°C
[/tabs_item]
[tabs_item title="Penanaman"]
1. Buat lubang tanam dengan pelubang plastik pada mulsa dengan jarak tanam 50x 200 cm.
2. Lubang diberikan nematisida dan fungisida terlebih dahulu. Bibit semangka dipindah tanam apabila sudah muncul
3. Pemindahan tanam sebaiknya dilakukan pada sore hari. Bibit semangka ditanam sejajar tanah/mulsa. Dikocor fungisida.[/tabs_item]
[tabs_item title="Perawatan"]
1. Penyulaman : Penyulaman dilakukan 10 hari setelah tanam (dilakukan bila bibit yang ditanam menunjukkan pertumbuhan yang tidak normal). Sebaiknya penyulaman dilakukan pada sore hari.
2. Penyiangan : Penyiangan dilakukan dengan mencabut gulma pada lubang tanam dan parit antara dua bedengan. Pemakaian cangkul untuk menyiang dianjurkan tidak terlalu dalam agar akar tidak rusak dan putus.
3. Pengendalian Hama Penyakit : Dilakukan dalam rangka pencegahan maupun pada saat terserang hama atau penyakit. Lakukan penyemprotan pestisida sesuai hama atau penyakit yang menyerang sesuai dosis anjuran pada label pestisida. Apabila terserang penyakit yang disebabkan virus, segera cabut dan dibuang agar tidak menular pada tanaman sekitar.
4. Pengairan :
1. Tiga hari setelah tanam lakukan pengontrolan, jika terjadi kekeringan maka tanaman yang baru dipindah ke lahan harus segera diairi.
2. Musim kemarau pengairan dilakukan dua hari sekali sampai menjelang berbunga, atau sekitar 21 HST
3. Menjelang pembungaan atau sebelum bunga mekar perlu dilakukan penggenangan lahan setiap hari agar bunga tidak gugur.
4. Setelah memasuki proses pembungaan sebaiknya lahan tidak diairi agar pembentukan buah tidak terganggu dan buahnya tidak mudah pecah
5. Pada saat buah sebesar telur ayam perlu dilakukan pengairan, hal ini bertujuan untuk menjaga kelambaban lahan agar tetap stabil dan ukuran buah bisa optimal.
6. Setelah dilakukan seleksi buah, kelembaban lahan perlu dijaga sampai sekitar 23 hari dari bunga mekar. Fase ini merupakan fase pembentukan buah, apabila kekurangan air kulit buah akan mengeras, kemudian setelah diairi kembali buah akan banyak yang pecah dan membusuk.
7. Setelah 24 hari semenjak pembungaan, pengairan sedikit demi sedikit harus dikurangi. Hingga 10 hari menjelang panen pengairan dihentikan agar lahan kering dengan maksud untuk memperoleh kadar gula yang tinggi dalam buah semangka, serta memudahkan panen.
5. Pewiwilan atau pemangkasan :
1. Dilakukan saat tanaman umur 10-15 hst
2. Potong ujung/toping batang utama pada ruas ke 5/6
3. Pelihara 2 cabang samping (untuk selanjutnya menjadi cabang utama)
4. Buah dibesarkan pada ruas 10-15 (bulat) dan 13-21 (oblong) di kedua cabang samping tersebut
6. Penyerbukan Tujuan : Agar buah dapat terbentuk hal ini dikarenakan bunga jantan pada semangka tanpa biji steril.
Pengolahan tanah
1. Genangi lahan semalam 2. Bajak tanah kedalaman 25-30 cm biarkan 5-7 hari 3. Buat bedengan tinggi 25-40cm, lebar bedengan 50-100 cm dan lebar parit menjalar ± 200-300 cm. Tinggi bedengan disesuaikan dengan kondisi tanah dan musimnya.Pemasangan Mulsa
1.Pasang mulsa hitam perak saat matahari terik agar bisa menutup permukaan bedengan dengan tepat, rapi dan kencang. 2.Biarkan mulsa tertutup 3-5 hari sebelum dibuat lubang, tujuannya adalah agar pupuk dasar yang diberikan tidak menguap [caption id="attachment_11064" align="aligncenter" width="300"]
Model bedengan kupu tarung[/caption]
[caption id="attachment_11066" align="aligncenter" width="300"]
Model bedeng kupu tarung[/caption]
[/tabs_item]
[tabs_item title="Persemaian"]
Perkecambahan
1. Pemecahan kulit dengan pemotong kuku dilakukan pada semangka non biji
2. Rendam benih dalam larutan ZPT+Fungisida
3. Tiriskan
4. Tata rapi pada kertas merang dan dilipat/digulung
5. Perkecambahan semangka berbiji dan tanpa biji = 1-2 hari, pada suhu sekitar 30°C
Media Semai
1. Komposisinya tanah:pasir: pupuk kandang (1:1:1) 2. Aduk rata media, tiap 1 m3 dicampur 250 g NPK 15:15:15 3. Media masukkan dalam polibag ukuran 5 x 7 cmPerawatan Bibit
1. Setelah benih berkecambah lakukan penyiraman secara rutin setiap hari 2. Jika ditemukan gejala penyakit rebah bibit (dumping off) yang ditandai dengan busuk kecoklatan di bagian pangkal 3. Batang dan rebah bibit, segera semprotkan fungisida berbahan aktif benomil.Pemilihan Bibit
1. Dipilih bibit dengan vigor yang kokoh. 2. Pemberian fungisida dan bakterisida, dilarutkan dan dikocorkan pada bibit yang akan ditanam 3. Bibit yang siap tanam sudah memiliki daun sejati dua helai (8-10hss). [/tabs_item] [tabs_item title="Pemupukan"]
[/tabs_item]
[tabs_item title="Penanaman"]
1. Buat lubang tanam dengan pelubang plastik pada mulsa dengan jarak tanam 50x 200 cm.
2. Lubang diberikan nematisida dan fungisida terlebih dahulu. Bibit semangka dipindah tanam apabila sudah muncul
3. Pemindahan tanam sebaiknya dilakukan pada sore hari. Bibit semangka ditanam sejajar tanah/mulsa. Dikocor fungisida.[/tabs_item]
[tabs_item title="Perawatan"]
1. Penyulaman : Penyulaman dilakukan 10 hari setelah tanam (dilakukan bila bibit yang ditanam menunjukkan pertumbuhan yang tidak normal). Sebaiknya penyulaman dilakukan pada sore hari.
2. Penyiangan : Penyiangan dilakukan dengan mencabut gulma pada lubang tanam dan parit antara dua bedengan. Pemakaian cangkul untuk menyiang dianjurkan tidak terlalu dalam agar akar tidak rusak dan putus.
3. Pengendalian Hama Penyakit : Dilakukan dalam rangka pencegahan maupun pada saat terserang hama atau penyakit. Lakukan penyemprotan pestisida sesuai hama atau penyakit yang menyerang sesuai dosis anjuran pada label pestisida. Apabila terserang penyakit yang disebabkan virus, segera cabut dan dibuang agar tidak menular pada tanaman sekitar.
4. Pengairan :
1. Tiga hari setelah tanam lakukan pengontrolan, jika terjadi kekeringan maka tanaman yang baru dipindah ke lahan harus segera diairi.
2. Musim kemarau pengairan dilakukan dua hari sekali sampai menjelang berbunga, atau sekitar 21 HST
3. Menjelang pembungaan atau sebelum bunga mekar perlu dilakukan penggenangan lahan setiap hari agar bunga tidak gugur.
4. Setelah memasuki proses pembungaan sebaiknya lahan tidak diairi agar pembentukan buah tidak terganggu dan buahnya tidak mudah pecah
5. Pada saat buah sebesar telur ayam perlu dilakukan pengairan, hal ini bertujuan untuk menjaga kelambaban lahan agar tetap stabil dan ukuran buah bisa optimal.
6. Setelah dilakukan seleksi buah, kelembaban lahan perlu dijaga sampai sekitar 23 hari dari bunga mekar. Fase ini merupakan fase pembentukan buah, apabila kekurangan air kulit buah akan mengeras, kemudian setelah diairi kembali buah akan banyak yang pecah dan membusuk.
7. Setelah 24 hari semenjak pembungaan, pengairan sedikit demi sedikit harus dikurangi. Hingga 10 hari menjelang panen pengairan dihentikan agar lahan kering dengan maksud untuk memperoleh kadar gula yang tinggi dalam buah semangka, serta memudahkan panen.
5. Pewiwilan atau pemangkasan :
1. Dilakukan saat tanaman umur 10-15 hst
2. Potong ujung/toping batang utama pada ruas ke 5/6
3. Pelihara 2 cabang samping (untuk selanjutnya menjadi cabang utama)
4. Buah dibesarkan pada ruas 10-15 (bulat) dan 13-21 (oblong) di kedua cabang samping tersebut
6. Penyerbukan Tujuan : Agar buah dapat terbentuk hal ini dikarenakan bunga jantan pada semangka tanpa biji steril.
Hal-hal yang perlu diperhatikan :
1. Dilakukan pada umur sekitar 30 hst dan pada pagi hari antara jam 06.00 – 10.00 2. Bentuk bunga betina sempurna dan tidak cacat 3. Cara penyerbukan dengan mengumpulkan bunga jantan dari semangka berbiji dan mengawinkan bunga jantan semangka berbiji ke bunga betina 7. Seleksi buah : Seleksi dilakukan bila buah sudah sebesar bola pingpong. Pilih yang sehat dan normal pada umur 35-38 HST.[/tabs_item] [tabs_item title="Panen"] 1. Waktu : ± 60 hst 2. Kriteria Panen : a. Tangkai buah mengering b. Sulur berubah warna dari hijau menjadi kecoklatan c. Bila buah ditepuk dengan tangan, akan terdengar bunyi berat dan nyaring 3. Metode Panen : Dipetik bersama tangkai buahnya dengan menggunakan gunting atau pisau tajam[/tabs_item][/tabs]Benih Semangka Tanpa Biji Terkait : Topaz
Benih Semangka Berbiji Terkait : Passport | Winda | Bianca | Gama | Bianca | Lamona | Corina NB: Panduan ini merupakan teknik budidaya secara umum. Pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi agroklimat setempat atau dapat berkonsultasi dengan tim lapangan PERTIWI / PPL setempat
24/11/2014
62 thoughts on “Budidaya Semangka Non Biji Pertiwi”
Leave a Reply to eko Cancel reply
This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.
Dear…min,saya mau tanya untuk semangka Inul jenis winda apa perlu di lakukan pemotongan/ disunat,mohon arahannya.makasih min
Teknik budidaya yg di jelaskan di atas apakah bisa digunakan untuk semua jenis semangka biji maupun non biji, dan semua jenis varietas semangka yg di jual di pertanian???
Thanks!!!
maaf saya pemula menanam semangka saya pake bibit semangka WINDA /PERTIWI. non biji. saya huga baca2 di internet yang jadi pertanyaan saya kenapa / apakah memang harus pakek mengawinkan bunganya tiap batangnya??. dan apabila tahapan itu di lewati apa pengaruhnya??? terima kasih sebelumnya pak untuk penjelasannya
yang dikawinkan tiap batang hanya untuk semangka non biji pak, dan Winda termasuk semangka berbiji yang tidak perlu dikawinkan satu-satu, cukup perkawinan alami dengan serangga atau angin. Kalau pun mmau dikawinkan satu2 bisa saja untuk memastikan perwakinan sudah terjadi.
Jika menanam semangka non biji dan berbiji secara selang seling di dalam satu bedengan. Dng harapan dpt terjadi penyerbukan secara alami bagi semangka yang non biji (semangka non biji tdk perlu d bantu penyerbukannya) apakah bisa dilakukan. Mksh..
Risikonya tanaman tidak berbuah kalau gagal serbuk, sebaiknya menggunakan penyerbukan silang buatan saja biar lebih pasti hasilnya pak. Tks
Saya pemula budidaya semangka, saya binggung mau pelihara 2 cabang samping pada semangka saya dan cabang utama saya potong tapi yg jadi masalah cabang samping tumbuh hingga 4 cabang, jadi yg mana cabang yg baik untuk saya pelihara???
Penanaman semangka bijinya apa bersamaan dgn non biji? apa bisa berbunga bersamaan
Saya mengembangkan semangka biji dan non biji Pertiwi. Jika di perkenankan minta kontak marketing wilayah Jogja atau Gunungkidul.
Untuk informasi marketing Jogya bisa menghubungi langsung Bp. Zainudin 085222812135 ya pak.
Berapa harga bibit semangka kuning yg berbiji pak..?
Daerah mana ya pak?
No WA distributor Medan Sumut ada bos
saya kurang paham yang dimaksud “OBLONG” ?
Buah dibesarkan pada ruas 10-15 (bulat) dan 13-21 (oblong) di kedua cabang samping tersebut
Assalamualaikum, malam pak.
Izin bertanya, untuk pembelian bibit daerah kabupaten Padang Lawas Utara provinsi Sumatera Utara dimana ya pak?
Terimakasih
Izin pak, ada file pdf modul/juknis budidaya semangka nya pak?