Bagan Warna Daun (BWD)

BENIHPERTIWI.CO.ID – Pupuk N merupakan pupuk yang dibutuhkan tanamam dalam jumlah besar, oleh sebab itu pupuk N termasuk dalam golongan pupuk makro bersama dengan pupuk P & K. Perannya yang penting dan dibutuhkan dalam jumlah besar menuntut petani untuk memahami cara penggunaan yang tepat.

Kekurangan atau kelebihan pupuk N bisa terlihat dari gejala yang muncul dari warna daun. Sifat inilah yang menjadi dasar alat yang disebut Bagan Warna Daun (BWD, yaitu alat yang digunakan pada tanaman padi dan jagung untuk mengetahui waktu dan dosis pemupukan yang tepat. BWD sangat sederhana, mudah digunakan dan harga terjangkau.

BWD berbentuk persegi panjang dengan empat kotak yang menunjukan warna gradasi hijau dengan skala 2, 3, 4 dan 5. Masing-masing skala menunjukkan tingkat kehijauan daun yang terkait dengan tingkat kondisi daun dan jumlah pupuk yang dibutuhkan. Misalnya pada skala 2, warna pada BWD menunjukan warna hijau muda kekuningan, hal ini menunjukkan tanaman kekurangan hara N. Sedangkan pada skala 5 dengan warna hijau tua yang menujukkan kelebihan hara N atau terlalu subur.

Cara Penggunaan pada Tanaman Padi :

1. Ambil sample 10 rumpun secara acak, kemudian pilih daun paling atas yang telah membuka penuh pada setiap rumpun.

2. Bandingkan daun dengan skala warna yang ada, dengan mencocokan pada bagian tengah daun. Jika warna daun berada ditengah dua skala, maka ambil rata-ratanya. Misal berada pada skala antara 2 dan 3 berarti skalanya 2.5.

3. Pengukuran dilakukan pada waktu yang sama dan oleh orang yang sama.

4. Pengukuran jangan berhadapan langsung dengan matahari, karena bisa mempengaruhi pengukuran warna daun.

5. Jika hasil pengukuran 6 dari 10 daun menujukkan rata-rata < 4 (batas kritis) maka tanaman membutuhkan pemupukan segera.

Rekomendasi Dosis Pupuk dengan Skala Warna :

1. Skala warna 2 – 3 perlu ditambahkan pupuk N Urea 125 kg/ha untuk lahan yang biasa produksi 7 ton/ha, sedangkan pupuk N Urea 75 Kg untuk lahan yang biasa produksi 5 ton/ha.

2. Skala warna 3 – 4 perlu ditambahkan pupuk N Urea 100 kg/ ha untuk lahan yang biasa produksi 7 ton/ha, sedangkan pupuk N Urea 50 kg untuk lahan yang biasa produksi 5 ton/ha.

3. Skala warna 4 – 5 perlu ditambahkan pupuk N Urea 50 kg/ha untuk lahan yang biasa produksi 7 ton/ha, sedangkan tidak perlu pemupukan N pada lahan yang biasa produksi 5 ton/ha.

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.