BENIHPERTIWI.CO.ID – Saat harga cabai sedang tinggi, banyak orang mengeluh. Mulai dari kalangan rumah tangga maupun UMKM. Bagi konsumen rumat tangga, mahalnya harga cabai bisa saja tidak terlalu berpengaruh dari segi ekonomi. Karena kalau masalahnya hanya harga tinggi, bisa dihindari dengan mengurangi pembelian atau berhenti sejenak mengkonsumsi cabai untuk sementara waktu. Keluhan rumah tangga biasanya sebatas sambal kurang pedas yang disebabkan jumlah cabenya berkurang.

Namun berbeda dengan konsumen UMKM yang terdampak langsung dengan harga cabai mahal. Karena UMKM membutuhkan pasokan cabai secara kontinu dengan harga terjangkau. Dengan kenaikan harga bahan baku cabai, akan menambah beban biaya dan menekan keuntungan.

Untuk mendapatkan pasokan cabai yang kontinu dengan harga terjangkau, para UMKM ataupun kalangan rumah tangga bisa menyiasati fluktuasi harga cabai yang terkadang sangat tinggi tersebut dengan cara memanfaatkan momentum saat harga cabai murah. Saat harga cabai murah, kita bisa memborong dalam jumlah banyak dan kemudian diolah untuk disimpan dan digunakan saaat harga cabai mahal.

Ada beberapa cara untuk menyimpan cabai lebih lama, yaitu dengan cara pengeringan menggunakan panas matahari atau pengeringan buatan dengan oven. Cara lain adalah dengan diolah menjadi minyak cabai yang bisa disimpan berbulan-bulan.

Pengeringan dengan Panas Matahari

Pengeringan cabai dengan panas matahari bisa dilakukan dengan penjemuran selama 7-10 hari, dengan cara dijemur ditempat terbuka atau diangin-anginkan. Agar warna cabe tetap menarik dan bisa disimpan lebih lama, sebelum dijemur sebaiknya cabai dibersihkan dan dimasukan ke air mendidih selama 5 menit. Kemudian masukan ke di air dingin dan keringnkan. Belah buah cabai menjadi dua bagian. Bijinya bisa dibersihkan atau tidak tergantung kebutuhan.

Pengeringan dengan Oven

Jika pengeringan dengan oven akan membutuhkan waktu lebih cepat, yaitu sekitar 10 jam dengan suhu dibawah 60o C. Saat pengovenan cabai perlu dibolak balik secara berkala agar tidak gosong.

Minyak Cabai

Minyak cabai belum umum digunakan di Indonesia, karena biasanya digunakan untuk masakan asia seperti dimsum atau ramen. Namun menyimpan cabai dalam bentuk olahan minyak cabai bisa tahan simpan hingga berbulan-bulan, sehingga perlu dicoba karena caranya mudah dan bisa dibuat sendiri dirumah.

Pada prinsipnya cabai kering yang sudah diblender atau dihaluskank kemudian digoreng dengan minyak hingga berubah warna menjadi merah pekat dan beraroma kuat. Setelah didinginkan, minyak cabai tersebut bisa disimpan dalam botol atau wadah yang tertutup rapat dan bisa digunakan sewaktu-waktu. Minyak cabai bisa disimpan lama dalam suhu ruangan ataupun dalam suhu kulkas.

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.