Panen Raya Padi Pak Tiwi 2 di Karawang, Terbukti Produktivitas Tinggi

BENIHPERTIWI.CO.ID - Salah satu varietas padi baru dari Benih Pertiwi yaitu padi Pak Tiwi 2 kembali dikenalkan kepada petani. Padi Pak Tiwi 2 tidak kalah unggul dari varietas padi sebelumnya, yaitu padi Pak Tiwi 1. Keunggulan padi Pak Tiwi 2 adalah tahan roboh, padi bernas, malai panjang dan produksi tinggi.
Keunggulan Padi Pak Tiwi 2 dibuktikan secara langsung saat acara Panen Raya Padi Pak Tiwi 2, di Desa Jayamakmur, Kec. Jayakerta, Kab. Karawang, 13 Juni 2024. Acara dihadiri oleh stakeholder perbenihan, kelompok tani, hingga pemerintahan.
Dalam pernyataannya, Junaidi Sungkono, Dirut PT. Agri Makmur Pertiwi menyampaikan, “Hari ini memang waktunya untuk panen, Kami juga sekalian melihat bahwa hasilnya di lapangan, ternyata sama dengan apa yang Kami perkirakan. Sama bagusnya dan diharapkan juga bisa dimanfaatkan masyarakat petani di daerah sekitar sini. Kita menyadari pengembangan padi sendiri juga semakin penting. Kami sebagai perusahaan juga tetap berkarya, tetap meningkatkan tanggung jawab kami terhadap benih untuk memberikan hasil breeding atau pemuliaan terbaik.”
Dalam kesempatan yang sama, Gunawan, SP, M.Si sebagi Direktur Perbenihan Tanaman Pangan merasa bangga karena ada stakeholder benih yang turun ke petani. Dengan hasil panen 8,2 ton/ha, artinya padi Pak Tiwi 2 melampui batas normal produktivitas nasional yang rata-rata hanya 6 ton/ha.
“Ini membuktikan bahwa perbenihan hadir untuk bisa memberikan kontribusi yang nyata terhadap peningkatan produktivitas di masing-masing lokasi. Diharapkan petani bisa mendapatkan atau mengakses perbenihan yang bermutu, berkualitas. Sehingga bisa meningkatkan produksi dan pendapatan pada akhirnya.” Jelas Gunawan
Sedangkan menurut petani Pak Tiwi 2 sendiri, Mulyono Makmur berharap banyak terhadap pemerintah untuk mendukung pengadaan benih yang sudah disukai petani seperti contohnya Padi Pak Tiwi 2, “Harapannya, tentu hal yang bagus ini mestinya dipelihara. Jangan sampai barang tidak ada saat diperlukan. Pemerintah harus support, saat petani sudah cinta, barangnya harus ada”
Ketua umum MPPI, Dr. Ir. H. E. Herman Khaeron, M.Si berharap, “Pemerintah bisa memahami kondisi mikro, karena selama ini yang diurusi regulasi makro dan bagaimana kedepan tentu perbenihan bisa maju. Bahkan bisa eksport ke luar negeri. Produktivitas hasil meningkat, bahkan kalau bisa kita menutup import ke depan dan pada akhirnya petani bisa sejahtera.”