Terong Hijau Pratiwi Terbukti Lebih Tahan Virus

BENIHPERTIWI.CO.ID - Di pasaran umumnya mengenal terong hanya berwarna ungu. Padahal jenis terong beraneka ragam, seperti contoh selain warna ungu, ada juga terong yang berwarna hijau.
Berbeda dengan terong ungu yang lebih mudah ditemukan di pasaran, terong hijau sendiri lebih sering ditemukan di pasar atau daerah tertentu yang sudah familiar dengan jenis ini.
Salah satu varietas terong hijau yang ada dipasaran adalah varietas Terong Hijau Pratiwi dari Benih Pertiwi.
Varietas Terong Hijau Pratiwi memiliki beberapa keunggulan seperti berikut :
1. Ketahanan terhadap Virus Kuning.
Salah satu tantangan terbesar dalam budidaya terong adalah serangan penyakit, terutama gemini virus atau virus kuning yang disebarkan oleh kutu kebul (Bemisia tabaci).
Virus ini dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman terhambat dan hasil panen menurun drastis. Namun, Terong Hijau Pratiwi memiliki ketahanan yang tinggi terhadap virus kuning, sehingga tanaman tetap tumbuh optimal meskipun dalam kondisi lingkungan yang rentan terhadap serangan hama dan penyakit.

Keunggulan Pratiwi terhadap serangan virus kuning terbukti dari penanaman Bapak Zainal Arifin, petani terong Pratiwi Dsn. Sumbersuko, Ds. Patokpicis, Kec. Wajak, Kab. Malang. Dengan populasi 10.000 tanaman, meskinpun penanaman di lahan bekas tanaman cabe, pertumbuhan tanaman tetap optimal. Terbukti dari tanaman hijau, buah lebat dan hampir tidak nampak tanaman yang terserang penyakit kuning.
“Perawatan mudah, tahan bulai, Alhamdulillah tidak ada bulai sama sekali.” Ungkap Bapak Zainal Arifin.
Varietas Pratiwi menunjukkan tingkat ketahanan terhadap virus kuning yang sangat tinggi, karena hampir 100% tanaman sehat, tidak ditemukan infeksi virus. Dibandingkan terong varietas lain yang sebagian masih terserang virus kuning.
2. Umur Lebih Genjah, Panen Lebih Cepat.
Salah satu keunggulan lain dari varietas Pratiwi adalah umur panen lebih genjah atau dapat dipanen lebih cepat dibandingkan varietas lain. Dengan umur panen ± 57 HST, Jika dibandingkan dengan terong hijau varietas lain, selisih dua kali panen atau sekitar 10 hari.
Dengan keunggulan ini, petani lebih untung karena siklus tanam lebih pendek, hasil panen lebih cepat dijual ke pasar, meningkatkan perputaran modal usaha dan mengurangi risiko tanaman terkena hama dan penyakit yang biasanya menyerang pada fase pertumbuhan lebih lanjut.
3. Produktivitas Tinggi dengan Buah Berkualitas.
Produktivitas adalah faktor utama yang menjadi pertimbangan petani dalam memilih benih. Terong Panjang Hijau Pratiwi dikenal memiliki potensi hasil panen yang tinggi. Dengan jumlah buah mencapai 24 buah per tanaman, potensi berat empat kilogram per tanaman dan potensi hasil mencapai 72 ton per hektar.
Selain itu terong Pratiwi mempunyai ukuran dan bentuk seragam dengan panjang 22 hingga 26 centimeter dan diameter ± 4 centimeter. Warna hijau keputihan dan rasa manis.
Dengan kualitas buah yang lebih baik, Terong Hijau Pratiwi memiliki daya saing lebih tinggi di pasar, baik untuk konsumsi lokal maupun kebutuhan industri kuliner.