Budidaya Padi Pak Tiwi-1
[tabs][tabs_item title="Olah Tanah & Benih"]
1. Pengolahan tanah dilakukan dua kali
2. Pengolahan tanah pertama dengan bajak singkal (kedalaman ± 25 cm) dan dirancahi.
3. Pengolahan kedua dilakukan menjelang tanam dengan bajak singkal dan dirancahi.
4. Untuk mencegah hilangnya air dan unsur hara melalui rembesan, sebaiknya pematang sawah dibersihkan dan dipadatkan.
Bibit siap dipindah tanam pada umur 18-21 hari setelah semai dan cukup dengan 2 bibit per lubang tanam.[/tabs_item]
[tabs_item title="Jarak Tanam"]
Karena jumlah anakan lebih dari 25 batang per rumpun, maka dianjurkan menggunakan jarak tanam minimal 26 x 26 cm pada musim kemarau, sedangkan pada musim hujan jarak tanam diperlebar menjadi 30 cm x 30 cm. Disarankan menggunakan pola tanam sistem jajar legowo (2:1) untuk mempermudah perawatan dan meningkatkan produksi.[/tabs_item]
[tabs_item title="Pemupukan"]
Padi Pak Tiwi-1 dapat dipanen pada umur 105 HST atau dengan ciri 90% gabah menguning keemasan. Potong batang padi 10-15 cm dari atas tanah. Segera rontokan gabah untuk mengurangi tingkat kerusakan beras.[/tabs_item][/tabs]
Varietas Pak Tiwi-1 merupakan benih unggul padi sawah
Pengolahan Tanah
1. Pengolahan tanah dilakukan dua kali
2. Pengolahan tanah pertama dengan bajak singkal (kedalaman ± 25 cm) dan dirancahi.
3. Pengolahan kedua dilakukan menjelang tanam dengan bajak singkal dan dirancahi.
4. Untuk mencegah hilangnya air dan unsur hara melalui rembesan, sebaiknya pematang sawah dibersihkan dan dipadatkan.
Kebutuhan Benih dan Persemaian
1. Bersamaan dengan pengolahan tanah, siapkan bedengan untuk persemaian dengan kondisi tanah yang gembur dan subur. 2. Kemudian taburkan benih Pak Tiwi-1 pada bedengan persemaian dan ditutup tipis dengan tanah ringan lalu diairi [/tabs_item] [tabs_item title="Metode Tanam"]
Bibit siap dipindah tanam pada umur 18-21 hari setelah semai dan cukup dengan 2 bibit per lubang tanam.[/tabs_item]
[tabs_item title="Jarak Tanam"]
Karena jumlah anakan lebih dari 25 batang per rumpun, maka dianjurkan menggunakan jarak tanam minimal 26 x 26 cm pada musim kemarau, sedangkan pada musim hujan jarak tanam diperlebar menjadi 30 cm x 30 cm. Disarankan menggunakan pola tanam sistem jajar legowo (2:1) untuk mempermudah perawatan dan meningkatkan produksi.[/tabs_item]
[tabs_item title="Pemupukan"]
Pemupukan Pertama
1. Pemupukan pertama (dasar) dilakukan pada umur 0-10 hari setelah pindah tanam. 2. Gunakan pupuk majemuk (NPK 15-15-15) dosis 250 kg/ha atau menggunakan pupuk tunggal berupa : Urea : 100 kg, SP-36 : 100 kg dan KCL : 75 kg setiap hektarnya. 3. Tambahkan juga insektisida berbahan aktif karbofuran.Pemupukan Kedua
1. Pemupukan kedua dilakukan pada umur 20-25 hari setelah pindah tanam. 2. Lakukan penyiangan dan penggenangan sebelum aplikasi pupuk. 3. Berikan pupuk Urea dengan dosis 100 kg/ha. 4. Taburkan juga insektisida berbahan aktif karbofuran atau semprotkan insektisida berbahan aktif karbosulfan.Pemupukan Ketiga
1. Pemupukan Ketiga dilakukan pada umur 35-45 HST. 2. Lakukan penyiangan dan penggenangan sebelum aplikasi pupuk. 3. Berikan pupuk urea dengan dosis 75 kg/ha dan KCl 75 kg. [/tab][/tabs_item] [tabs_item title="Perawatan"]
Pengairan
Lakukan pengairan seperti pada gambar diatas. Kunci penting saat pengairan adalah saat fase awal pindah tanam, sebelum pemupukan dan pengairan dihentikan pada umur 90 HST atau dua minggu sebelum panen. Hal ini bertujuan agar kadar air gabah lebih rendah dan tidak pecah saat penggilingan.Pengendalian Hama dan Penyakit :
1. Bila terdapat gejala serangan hama belalang dan walang sangit, segera lakukan penyemprotan insektisida berbahan aktif alfa sipermetrin pada umur 20-40 hst dan 80-90 hst. 2. Bila terdapat gejala serangan hama putih palsu segera lakukan penyemprotan insektisida berbahan aktif imidakloprid. 3. Bila terdapat gejala serangan Hawar Daun Bakteri, segera lakukan penyemprotan bakterisida berbahan aktif streptomycin sulfat pada umur 30-60 hst. 4. Bila terdapat gejala serangan blast disarankan penyemprotan fungisida berbahan aktif mankozeb atau difeconazol pada umur 60-80 hst.[/tabs_item] [tabs_item title="Panen"]
Padi Pak Tiwi-1 dapat dipanen pada umur 105 HST atau dengan ciri 90% gabah menguning keemasan. Potong batang padi 10-15 cm dari atas tanah. Segera rontokan gabah untuk mengurangi tingkat kerusakan beras.[/tabs_item][/tabs]
Benih Padi Terkait : Pak Tiwi-1
NB: Panduan ini merupakan teknik budidaya secara umum. Pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi agroklimat setempat atau dapat berkonsultasi dengan tim lapangan PERTIWI / PPL setempat
25/11/2014
197 thoughts on “Budidaya Padi Pak Tiwi-1”
Add a Comment Cancel reply
This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.
Mohon info kontak untuk memperoleh benih padi pak tiwi area medan pak^
untuk informasi marketing Medan bisa menghubungi Bp. Haryanto 0811643296 ya pak.
Cara order gmn pak
Nanti kami bantu hubungkan dengan sales marketing terdekat, untuk daerah mana ya pak?
Admin mohon pencerahan! Saya menanam padi pak Tiwi tetapi hasilnya tidak maksimal dan hampir tidak panen dikarenakan bulir padi tidak berisi! Mohon pencerahannya cara pemupukan nya?
Sudah panen atau belum pak? Tidak berisinya seperti apa pak? Untuk pemupukan sudah dijelaskan diatas, pemupukan pertama (umur 0-10HST) NPK 250 kg/ha atau campur Urea 100kg, SP36 100kg, KCl 75 kg. Pemupukan kedua (umur 20-30 HST) Urea 100 kg/ha. Pemupukan ketiga (umur 35-45 HST, maksimal umur 45 HST) Urea 75 kg/ha dan KCl 75 kg/ha.
Permisi pak, mau tanya. Produk benih ini apakah bisa dan dapat berkembang dengan baik pada lahan padi gogo/ladang ? Terima kasih.
Pak Tiwi-1 butuh banyak pengairan pak. Jadi kurang optimal jika ditanam di lahan kering.
Tanya pak. Kebutuhan benih pak tiwi dalam per hektar berapa pak…terima kasih
Seperti dijelaskan gambar diatas.. Kebutuhan benih Pak Tiwi-1 pada musim hujan 12kg/ha, untuk musim kemarau 15kg/ha pak, penanaman cukup 2 bibit per lubang tanam.
Klo beli benih p Tiwi wilayah madiun dimna yaa info nya terima kasih
untuk informasi marketing Madiun bisa menghubungi Bp. Anas 081234554366 ya pak. Tks
untuk daerah banyumas, marketingnya ke siapa om.. saya mau beli benih cabai serambi..
terima kasih ommmm
Untuk informasi marketing Banyumas bisa menghubungi langsung Bp. Febriano 081259173885 ya pak. Tks
assalamualaikum Admin…….??
mau tnya admin padi pak tiwi 1 saya sudah umur 85 tapi kok gak kluar malainya juga ya admin tapi daunnya itu bnyk bgt apa salah tanamnya apa gmana ya..??
Wss. Pemupukannya bgmn ya? Apa mungkin penggunaan dosis Ureanya berlebih dan waktu pemberiannya lebih dari 45 HST, sehingga terus memacu pertumbuhan vegetatif.
Assalamualaikum…Saya dari petani wilayah pekalongan , pak mau tanya to lahan sawah kurang air irigasi atau hanya menggantungkan tadah hujan , lebih bagus pake benih padi jenis apa ? dan klo mau tanam padi musim kemarau jg lebih bagus pake benih jenis apa pak ? To wilayah pekalongan yg jualan benih padi pak tiwi dimana ? Matur nuwun
Wss. Pada prinsipnya padi Pak Tiwi-1 bisa ditanam pada musim kemarau dan musim hujan, dengan syarat pada musim hujan jarak tanam diperlebar dibandingkan musim kemarau (seperti yang dijelaskan diatas), sedangkan pada musim kemarau ketersediaan pengairan harus dipastikan, karena Pak Tiwi-1 membutuhkan banyak air untuk tumbuh optimal.
benih paktiwi saya ko lambat pertumbuhanya pada usia 7 hss pertumbuhan tidak serempak mohon info kontak tim lapangan untuk wil sidoarjo