Padi Unggul Pak Tiwi-1

PAK TIWI-1
SK Mentan No. 2434/Kpts/SR.120/7/2012
- Jumlah anakan 17-30 dengan potensi hasil mencapai ± 11 ton/ha GKG.
- Rata-rata hasil ± 8 ton/ha GKG.
- Bentuk gabah slender panjang.
- Dapat dipanen mulai umur ± 105 hari setelah tanam.
- Tahan hama wereng coklat biotipe 1, 2 dan 3.
- Agak tahan virus tungro.
- Posisi daun bendera tinggi sehingga burung sulit hinggap.
- Rendemen beras ± 69%.
- Nasinya pulen dengan rasa enak.
- Pindah tanam pada umur 18-20 Hari Setelah Semai (HSS), dan cukup 2 bibit per lubang tanam.
- Jumlah pemakaian benih irit yaitu ± 15 kg/ha (MK) dengan jarak tanam 26 x 26 cm dan ± 12 kg/ha (MH) dengan jarak tanam 30 x 30 cm.
Padi lainnya : Pak Tiwi 1 |Pak Tiwi 2 | Inpari 32 | Inpari 33 | Inpari 42
23/08/2014
404 thoughts on “Padi Unggul Pak Tiwi-1”
Add a Comment Cancel reply
This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.
Pak minta marketing untuk wilayah Boyolali.
Untuk marketing Boyolali bisa menghubungi Bpk. Hasan 081335719808 atau 085736170489 ya pak. tks
wilayah lampung barat gmna pak admin???oia panjang malai mak nympe brpa???
lampung barat mana pak? liwa kah? ketinggian brp?
sya di kec.bandar negeri suoh pak . . . Daerah bkan diketinggian . . . Kalau untuk ukuran ketinggian sya tidak tau pak
terima kasih akan sy coba
sya di kec.bandar negeri suoh pak . . . Daerah bkan diketinggian . . . Kalau untuk ukuran ketinggian sya tidak tau pak
Kalau daerah sulawesi tenggara dimana saya bisa mendapatkan benihnya pak….?
informasi marketing sulteng, bisa mengubungi langsung Bp. I Made Ngurah Duryada 085241506800. tks
benarkah padi Pak Tiwi umurnya 105 hari ? saya udah tanam musim ini 125 hari kok belum menguning kayaknya umur nya 140 hari
Kisarannya 105-115 hari setelah tanam, bukan hari setelah semai.. Panjang umur tergantung lokasi, ketinggian, faktor pupuk N juga bisa. Itu maksudnya 125 hari dari semai apa dari tanam ya pak? daerah mana?
pak tiwi memang bagus bulir padinya sekitar 150 sampai 200 butir padi , anakanya 25 – 35. bs jadi andalan…………..
Salam tani.saya petani yg nanam pak tiwi. Udah umur 52 hst tapi kok belum bunting ya. Umur berapa buntingnya
buntingnya sekitar 70-75 HST pak. bisa dilihat di link berikut : http://benihpertiwi.co.id/budidaya-padi-pak-tiwi-1/ tks
utk wilayah solo atau sukoharjo agennya dimana pak?
untuk informasi marketing Solo bisa menghubungi Bp. Hasan 081335719808 atau 085736170489 ya pak. tks
maaf…mungkin kedepan bisa diperbaiki kualitas benih padi PAK TIWI…… di Lampung rata-rata terkena serangan bercak daun/blast…. dn yg lebih fatal di sawah saya sendiri bgitu padi mulai berisi terkena patah leher kemungkinan lebih dari 60%….. maaf ini skedar kritik untuk kebaikan semua…saya sebagai pedagang benih sekaligus petani dan pelanggan di kios saya….. trimakasih
Maaf pak Ali minta alamat lengkapnya ya pak. Biar kami bisa follow up.. Terima kasih atas sarannya, Pak Tiwi-1 terus kami improve dan disesuaikan dg kebutuhan petani. Menurut informasi dari petugas lapang kami, di Lampung memang banyak serangan patah leher, tidak hanya Pak Tiwi-1 saja, hampir semua varietas juga kena serangan. Untuk Pak Tiwi-1 memang dikenalkan sbg varietas tahan wereng, namun belum tentu tahan untuk semua penyakit, jadi kami harap ada antisipasi dari petani untuk pencegahan penyakit lainnya. Berikut pencegahan patah leher yg kami sarankan untuk Pak Tiwi-1,
1. Penggunaan pupuk nitrogen sesuai anjuran (jangan berlebihan).
2. Kebersihan lahan dari gulma.
3. Tanam jajar legowo (untuk mengurangi kelembaban).
4. Penggunaan fungisida berbahan aktif propikonazol, mankozeb atau difenokonazol pada perlakuan benih, fase bibit, vegetatif dan bunting.
(lebih lengkap buka link berikut : penyebab dan solusi patah leher)
Demikian jawaban dari kami, sekali lagi terima kasih atas kritik dan sarannya.