Cara Memilih Benih Jagung Hibrida Sesuai Kondisi Lahan

BENIHPERTIWI.CO.ID - Pemilihan benih jagung hibrida merupakan salah satu keputusan penting sebelum memulai budidaya. Banyak petani memilih varietas berdasarkan potensi hasil. Padahal, karakter tanaman harus disesuaikan dengan kondisi lahan dan tujuan produksi.
Apa itu jagung hibrida?
Jagung hibrida merupakan hasil persilangan tertentu yang menghasilkan varietas dengan karakter yang telah ditentukan.
Karakter tersebut dapat mencakup pertumbuhan tanaman, umur panen, bentuk tongkol, rendemen, ketahanan penyakit, serta potensi hasil.
1. Kenali kondisi lahan
Sebelum membeli benih, jawab pertanyaan berikut:
Apakah lahan kering atau sawah? Apakah tersedia irigasi? Bagaimana tekstur tanah? Apakah lahan sering tergenang? Penyakit apa yang pernah menyerang? Berapa target waktu panen?
Jawaban tersebut menjadi dasar pemilihan varietas.
2. Perhatikan penyakit dominan
Jika suatu daerah memiliki riwayat penyakit tertentu, karakter ketahanan varietas menjadi penting. Benih Pertiwi memiliki varietas jagung dengan karakter ketahanan penyakit tertentu. Pertiwi-6, misalnya, tercatat tahan terhadap bulai, hawar dan karat daun.
3. Pertimbangkan umur panen
Umur panen berpengaruh terhadap perencanaan usaha tani. Semakin jelas umur panen, semakin mudah petani memperkirakan kebutuhan tenaga kerja, waktu panen dan pemasaran.
4. Lihat karakter tanaman
Karakter seperti tinggi tanaman, kekuatan batang, posisi daun dan penutupan kelobot juga dapat menjadi pertimbangan. Pertiwi-5, misalnya, memiliki karakter tanaman kokoh dan seragam, daun tipe tegak, stay green, serta penutupan kelobot yang rapat.
5. Jangan lupa pasar
Jagung yang cocok untuk petani belum tentu hanya ditentukan oleh produksi per hektare. Pasar juga penting. Jika targetnya jagung pipilan, karakter yang dicari bisa berbeda dengan target hijauan pakan.
Pertiwi-5 dan Pertiwi-6, misalnya, memiliki karakter daun yang tetap hijau hingga tongkol siap panen dan dapat dimanfaatkan untuk hijauan pakan.