Daun Kacang Panjang yang Terserang Penyakit Kuning

BENIHPERTIWI.CO.ID – Warna hijau daun identik dengan tanaman sehat. Warna hijau berasal dari klorofil yang berperan selama proses fotosintesis. Dalam proses fotosintesis klorofil berfungsi menyerap energi dari cahaya matahari. Jika kerja klorofil terganggu maka metabolisme tanaman juga akan terganggu. Salah satu indikator gangguan pada klorofil adalah perubahan warna dari hijau menjadi kekuningan.

Banyak hal penyebab daun menjadi kuning. Tidak hanya disebabkan oleh masalah nutrisi, warna kuning bisa saja menjadi tanda gejala suatu penyakit. Kenali dulu penyebab masalahnya untuk memberikan penanganan yang tepat. Berikut beberapa penyebab daun tanaman menjadi kuning.

Serangan Hama 
Tanda serangan hama bisa dilihat pada sekitar daun terdapat hama yang berkumpul, seperti kutu daun, thrips, tungau. Hama tersebut merupakan vektor virus kuning yang biasanya menyerang tanaman cabai, tomat, terong, kacang panjang. Gejala kuning pada daun berupa bercak kuning dan terkadang ditandai perubahan bentuk daun. Cara mengatasi serangan hama bisa dengan penyemprotan insektisida yang tepat.

Kelebihan Pengairan 

Tanda tanaman kelebihan air adalah daun menjadi kuning dan layu. Masalah ini dapat diatasi dengan memperbaiki saluran drainage atau saluran pengeluaran air. Umumnya gejala kelebihan air terjadi pada musim hujan. Untuk antisipasi pada musim hujan, bedengan dapat ditinggikan sehingga dapat menghindari genangan air.

Untuk media pembibitan yang terlihat terlalu basah bisa diatasi dengan pemindahan ke media yang lebih kering atau dengan penambahan pasir ke media.

Kekurangan Air

Sama halnya dengan kelebihan air, kekurangan air juga dapat menyebabkan tanaman layu, daun terlihat kering, lama-kelamaan menguning dan jika terdisentuh seperti kaku. Untuk mengatasi tanaman perlu mendapat penyiraman secara berkala dan menjaga kelembaban media. Tanah dengan kadar organik yang cukup mampu menahan air lebih baik daripada tanah dengan kandungan yang minim bahan organik.

Kekurangan Cahaya Matahari

Tanda tanaman kekurangan cahaya itu daun terlihat pucat dan lemah. Bentuk tanaman kurang proporsional dengan batang lebih panjang dibanding batang normal umumnya (etiolasi).

Kekurangan cahaya umumnya terjadi pada fase pembibitan, yaitu ketika tanaman diberi naungan untuk melindungi hujan dan cahaya berlebih. Namun jika bibit yang tertutup dan tidak mendapat cahaya matahari yang cukup akan menyebabkan tanaman menjadi lemah dan terlihat pucat.

Kekurangan Zat Hara

Kekurangan unsur hara mempunyai ciri berbeda, tergantung dari jenis unsur hara tersebut, seperti berikut ini :

Kekurangan Kalium

Bagian ujung daun dan tepi daun berubah menjadi kuning. Untuk mengatasinya bisa dengan menambahkan pupuk Kalium (KNO3) atau dengan kompos yang berbahan baku sayur atau buah-buahan.

Kekurangan Nitrogen

Bagian tepi daun, ujung dan bagian tulang daun menjadi kuning, sedangkan bagian lainnya tetap hijau. Untuk mengatasinya bisa menggunakan pupuk nitrogen (UREA, ZA) atau dengan pupuk organik

Kekurangan Calsium

Daun berubah bentuk menjadi abnormal.

Kekurangan Zinc 

Daun menunjukan tanda perubahan warna lebih cerah diantara tulang daun.

Kekurangan Besi

Daun menjadi kuning, ukuran kecil namun tulang daun hijau.

Kekurangan Magnesium

Tanda kekurangan magnesium terlihat garis putih di sepanjang tulang daun.

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.