Benih Timun Hibrida Mira

BENIHPERTIWI.CO.ID – Budidaya mentimun sangat mudah dilakukan. Hanya dengan berbekal benih yang baik, media tanam dan pemupukan yang tepat, pengairan yang cukup, sinar matahari dan ruang tumbuh yang cukup, kemungkinan besar tanaman mentimun bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Namun jika syarat tumbuh tersebut sudah tercukupi semua, apa lantas membuat tanaman mentimun bisa tumbuh sempurna? Belum tentu juga. Karena seringkali saat panen muncul timun yang berbentuk abnormal. Sebenarnya apa yang menyebabkan mentimun berbentuk tidak normal, seperti bengkok atau berbentuk botol ?

Penyebab bentuk timun menjadi tidak normal diantaranya adalah :

  1. Cuaca terlalu panas. Faktor cuaca yang terlalu panas bisa menyebabkan serbuk sari mati atau kualitasnya berkurang, Penyerbukan menjadi tidak sempurna dan mempengaruhi pembentukan buah. Suhu extreme juga menghambat penyerapan unsur hara pembentuk buah, seperti Kalium.
  2. Kekurangan Air. Timun membutuhkan air yang banyak untuk tumbuh dan berkembang sepanjang musim tanam. Kekurangan air akan terlihat dari pertumbuhan buah yang tidak normal.
  3. Kekurangan Unsur Hara. Agar pertumbuhan buah optimal, tanaman membutuhkan unsur hara yang cukup dan berimbang, baik unsur hara makro dan mikro. Unsur Kalium sangat terkait dengan kualitas buah. Kekurangan unsur Kalium akan berpengaruh pada pembentukan buah.
  4. Ruang Tumbuh Terbatas. Penanaman dengan jarak tanam rapat menyebabkan tanaman menjadi rimbun, ruang tumbuh menjadi terbatas. Buah yang seharusnya tumbuh lurus, terpaksa bengkok karena menyesuaikan dengan lingkungan tumbuh yang padat.

Tips agar timun berbuah normal :

  1. Gunakan lanjaran untuk menambah ruang gerak perkembangan buah dan juga mempermudah mengarahkan buah agar tumbuh lurus ke bawah.
  2. Pastikan pengairan yang cukup namun tidak berlebih.
  3. Berikan pemupukan yang tepat dan berimbang, terutama unsur Kalium.
  4. Gunakan benih yang terbukti dan teruji mempunyai karakter buah lurus dan panen stabil sambil akhir, seperti Timun Hibrida Mira.

BACA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.